Unjuk Rasa Tolak Tambang, Seorang Pendemo dan Polisi Terluka

Kompas.com - 08/04/2019, 14:12 WIB
Seorang pengunjukrasa terluka saat unjukrasa menolak kehadiran PT Linge Mineral Resource yang berencana melakukan kegiatan penambangan dan pengolahan biji emas DMP di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (8/4/2019). KOMPAS.Com/ Iwan Bahagia SPSeorang pengunjukrasa terluka saat unjukrasa menolak kehadiran PT Linge Mineral Resource yang berencana melakukan kegiatan penambangan dan pengolahan biji emas DMP di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (8/4/2019).

TAKENGON, KOMPAS.com - Satu orang pengunjuk rasa dan satu personel kepolisian terluka saat unjuk rasa menolak kehadiran PT Linge Mineral Resource yang berencana melakukan penambangan dan pengolahan biji emas DMP di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Kedua korban mengalami luka setelah terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian di depan gedung DPRK Aceh Tengah, Senin (8/4/2019).

Semula, demontrasi yang dilakukan oleh ratusan orang dari gabungan belasan organisasi kemahasiswaan dan LSM di Kabupaten Aceh Tengah itu berjalan lancar. Mereka melakukan longmarch dari halaman Gedung Olah Seni menuju simpang lima hingga berakhir di depan gedung dewan setempat.

Baca juga: Gunakan Kain Sarung, 11 Narapidana Kabur dari Rutan Kelas IIB Takengon


Setelah melakukan orasi, Ketua DPRK Aceh Tengah, Ansarudin Syarifudin Naldin menemui pengunjuk rasa. Namun massa meminta Naldin menghadirkan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar untuk berbicara dihadapan mereka.

Setelah berdiskusi, Naldin kemudian meminta waktu untuk memanggil orang nomor satu di daerah itu dan kembali ke ruangannya. Beberapa menit kemudian, bentrok terjadi antara pengunjuk rasa dengan puluhan aparat kepolisian yang berjaga di depan pintu masuk gedung dewan.

Saat bentrokan, satu orang pendemo tiba-tiba ditandu keluar oleh beberapa orang, sehingga memancing reaksi masssa dan bentrokan kembali terjadi.

Baca juga: Longsor di Tambang Freeport, Dua Karyawan Belum Ditemukan

Polisi yang menghalau massa untuk masuk ke dalam kantor dewan sempat kewalahan menghadapi pengunjuk rasa yang marah karena mendapati rekannya terluka tanpa tahu penyebabnya.

Paska bentrok, Kompas.com mengkonfirmasi kepada sejumlah polisi dan diketahui jika seorang aparat keamanan yang bertugas juga mengalami luka dibagian wajah karena dilempar massa yang sempat emosi.

Hingga berita ini ditulis, pengunju krasa sedang melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X