Kicauan Di-RT Menteri Susi, Mahasiswi Penemu Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun Kaget

Kompas.com - 08/04/2019, 12:41 WIB
Foto sampah plastik bungkus Indomie bertuliskan Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku ditemukan di Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, viral di media sosial. Kicauan ini di-retweet oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. dok TwitterFoto sampah plastik bungkus Indomie bertuliskan Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku ditemukan di Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, viral di media sosial. Kicauan ini di-retweet oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

MALANG, KOMPAS.com — Foto sampah plastik bungkus Indomie bertuliskan "Dirgahayu 55 Tahun Indonesiaku" di Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang viral di media sosial diunggah oleh Fianisa Tiara Pradani, pemilik akun Twitter @selfeeani.

Mahasiswi semester VIII Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (UB) ini mengaku tidak menyangka bahwa kicauannya akan viral, bahkan sampai di-retweet (RT) oleh Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.

"Kaget. Awal tahu (di-RT Susi Pudjiastuti) itu lihat di notif kalau beliau retweet orang yang me-reply tweet saya. Terus iseng cek di profil beliau, eh ternyata punya saya sudah di-retweet," katanya melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Viral, Foto Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun di Sendang Biru, Malang

Pada Minggu (7/4/2019), mahasiswa angkatan 2015 yang biasa disapa Fia ini bercerita, dia dan teman-temannya datang mengunjungi Pantai Sendang Biru di selatan Kabupaten Malang untuk mengambil sampel penelitian untuk skripsi mengenai analisis mikro dan makroplastik.

Saat iseng membersihkan sampah plastik di pantai sambil menunggu air surut, Fia menemukan bungkus Indomie yang sudah berusia 19 tahun. Fia lalu memotret plastik bungkus Indomie dengan tulisan "55 Tahun Dirgahayu Indonesiaku".

Fia lalu mengunggahnya di akun Twitter, @selfeeani. Beberapa jam kemudian postingan itu ramai ditanggapi oleh warganet. 

Fia lalu mengatakan, Susi Pudjiastuti merupakan menteri yang terbilang sukses. Menurut dia, berbagai kebijakannya membawa dampak positif bagi kondisi kelautan dan perikanan di Indonesia.

"Semoga beliau masih bisa menjabat karena menurut saya sejauh ini beliau telah memberikan kontribusi yang sangat besar pada perikanan dan kelautan Indonesia. Namun, apabila berganti jabatan, semoga yang baru bisa lebih baik lagi daripada beliau," tuturnya.

Baca juga: Sampah Plastik 5,9 Kg Ditemukan dalam Perut Paus yang Mati di Wakatobi

Selain itu, Fia juga berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih aktif membantu mengampanyekan bahaya sampah plastik, baik kampanye di media sosial maupun melalui kebijakan.

"Mungkin dapat lebih membantu menggerakkan masyarakat untuk peduli plastik dengan cara aktif dalam kegiatan kampanye antiplastik, sharing poster terkait dampak plastik melalui sosial media, hingga kalau bisa membuat kebijakan-kebijakan tentang penggunaan plastik, khususnya di area pesisir dan laut," ungkapnya.

Baca juga: INFOGRAFIK: 40 Kilogram Sampah Plastik di Dalam Perut Paus Mati 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara belum bisa dimintai tanggapan terkait sampah plastik bungkus Indomie itu.

"Itu sebenarnya Dinas Lingkungan Hidup. Nanti saya telepon lagi. Saya masih ada acara," katanya.

Plt Bupati Malang M Sanusi juga belum merespons ketika dihubungi untuk diminta tanggapannya soal sampah di pantai.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Jumlah Kunjungan Wisatawan Korea Selatan ke Bali Masih Normal

Regional
Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Kakak Kelas yang Menyodorkan Kotoran Manusia Dikeluarkan dari Sekolah

Regional
Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Viral Kisah Pilu 6 Bocah Yatim Piatu, Ayah dan Ibu Meninggal Hampir Bersamaan

Regional
Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Berdiri di Lahan Pemkot Pangkal Pinang, Lapak Pedagang Sembako Dibongkar

Regional
Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Gubernur NTT Tentukan Harga Terendah dan Tertinggi Minuman Sophia

Regional
'Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini, Niatnya Hanya Menolong'

"Saya Tak Sanggup Terima Uang Ini, Niatnya Hanya Menolong"

Regional
Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Jembatan Cincin yang Ambruk pada 2018 Bakal Diperbaiki

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X