Sindikat Curanmor Jadi Penjual Bakso Keliling untuk Intai Rumah Korban

Kompas.com - 08/04/2019, 10:26 WIB
Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan aparat kepolisian di Jayapura. Dok. ISTIMEWABarang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan aparat kepolisian di Jayapura.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Polres Jayapura Kota di Papua membentuk satgas khusus untuk menangani maraknya kasus pencurian motor di kota Jayapura yang terjadi setiap hari. 

Kali ini tim satgas dari Polsek Abepura Kota berhasil membongkar sendikat curanmor tersebut.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 16 unit sepeda motor dari berbagai merk pun berhasil diamankan dari dua orang tersangka yang berhasil ditangkap, yakni berinisial MAA dan YP.

Menurut Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra, penangkapan ini dilakukan berdasarkan laporan pencurian No LP/397/III/2019, tanggal 19 Maret 2019.

Baca juga: Polisi Tembak Buron Curanmor yang Mencoba Melawan Saat Ditangkap

Dalam laporan itu, seorang pria bernama Stevanus Viktor Rumfave (28) warga Kotaraja Dalam, Distrik Abepura, melaporkan kehilangan sepeda motornya.

Berdasarkan laporan itu, ungkap Jahja, kurang lebih sekitar dua pekan jajaran Polsek Abepura Kota pun melakukan penyelidikan. 

Penyelidikan itu membuahkan hasil hingga akhirnya dua orang tersangka berinsial MAA dan YP berhasil dibekuk pada Minggu (7/4/2019) pagi.

“Mereka ini adalah sindikat curanmor. Selama ini mereka berkedok sebagai penjual bakso keliling di siang hari. Selain berjualan bakso, mereka juga melakukan pengintaian terhadap target-targetnya,” ungkap Jahja yang dihubungi Kompas.com pada Minggu malam. 

Baca juga: Baku Tembak Terjadi Saat Penangkapan Pelaku Curanmor Bersenjata

Jahja menjelaskan, pertama kali berhasil dibekuk tim opsnal yakni MAA di rumahnya yang berada di belakang hotel Bunga Yuotefa, Abepura.

Dari keterangan MAA, dia selama ini kerap mencuri sepeda motor di wilayah Abepura dan Kabupaten Jayapura. Usai berhasil mencuri MAA mengku memberikan barang curiannya kepada YP untuk dijual.

"Mendapatkan pengembangan tentang YP, kami pun langsung melalukan penangkapan di rumahnya,” tuturnya.

Dari penangkapan YP, lanjut Jahja, diketahui ada 16 unit sepeda motor di wilayah Koya Koso yang mereka simpan sebelum dijual.

Atas informasi itu kepolisian langsung mendatangi lokasi dan berhasil menyita semua barang bukti.

Baca juga: Empat Bocah di Jombang 8 Kali Curi Motor, Ini Lokasi yang Pernah Disasar

Diduga sindikat besar

“Atas keterangan kedua tersangka, sindikat ini telah mencuri kurang lebih 100 unit sepeda motor. Bahkan mereka mengakui telah menjual kurang lebih 80 unit sepeda motor ke Distrik Bonggo dan Kabupaten Sarmi,” tuturnya. 

Jahja menambahkan kasih ada tiga tersangka lain yang sampai saat ini masih dalam pengejaran, yakni mereka berinisial Ek, Su dan Ar.

“Guna menekan angka kehilangan sepeda motor. Kita akan terus memburu para tersangka lainnya. Diduga sindikat curanmor tak hanya satu kelompok di daerah ini, melainkan lebih,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Tak Terpengaruh Aksi Teror, Bali Tetap Aman Dikunjungi

Regional
Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Kisah Pengungsi Gempa Maluku, Sengsara di Tenda, Dipungut Rp 100.000 untuk Nikmati Penerangan

Regional
Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Rektor UMI Bentuk Tim Pencari Fakta Usut Pelaku Penyerangan Mahasiswa

Regional
Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Hujan Es Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Kota Serang

Regional
Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Pergi Mancing sejak Tiga Hari Lalu, Pria di Bali Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan, Warga: Orangnya Baik

Regional
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Markas Polisi di Jabar Tingkatkan Keamanan

Regional
Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Tembak Kontraktor, Anak Bupati Majalengka Masih Jadi Saksi

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Sebagai Pengemudi Ojek Online dan Penjual Bakso Bakar

Regional
Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Mantan Menaker Hanif Dhakiri Ramaikan Bursa Calon Wali Kota Surabaya

Regional
Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Denny Indrayana Optimistis Maju Sebagai Calon Gubernur Kalsel Lewat Jalur Partai

Regional
Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Menteri hingga Gubernur Kirim Karangan Bunga untuk Keluarga Djaduk Ferianto

Regional
Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Polda Jatim Akan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sekolah Ambruk di Pasuruan

Regional
Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Buntut Kematian Mahasiswa di Kampus, Rektor UMI Minta Polisi Berjaga 1 Bulan

Regional
Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Pelamar CPNS Tak Penuhi Syarat Seleksi Administrasi Bisa Manfaatkan Waktu Sanggah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X