Kemendag Bakal Tolak Impor Bawang dari China

Kompas.com - 08/04/2019, 08:23 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Saat Pembukaan Acara Rapat Kerja, Selasa (12/3/2019)Fika Nurul Ulya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Saat Pembukaan Acara Rapat Kerja, Selasa (12/3/2019)

 


KARAWANG, KOMPAS.com-Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan pihaknya menolak impor bawang putih dari Cina.

Sebab, stok bawang dinilai masih cukup dan mempertimbangkan nasib petani.

Enggar mengatakan, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Ombudsman juga menolak rencana impor bawang tersebut.


Baca juga: Ini Cara Kementan Ubah Impor Bawang Putih Jadi Swasembada

"Jadi kita sesuai dengan menteri pertanian, saya ikuti betul. Sebab kasihan petani yang sudah menanam itu dari KPPU dan Ombudsman juga menyampaikan itu. Jadi kita ikuti (tidak mengimpor bawang)," kata Enggar usai menghadiri acara Partai Nasdem di Swissbelinn Hotel Karawang, Minggu (7/4/2019).

Enggar juga menyebut hingga saat ini belum ada rencana impor bawang lantaran stok masih banyak. Ia mengaku sudah meminta para importir mengeluarkan stok dengan membuka gudang.

"Jadi saat ini bukan dalam kondisi emergency," katanya.

Baca juga: Impor Bawang Putih dari China, Pemprov DKI Ingin Pastikan Harganya Tetap Stabil

Sebelumnya, pemerintah dikabarkan mengutus Perum Bulog mengimpor 100 ribu ton bawang putih dari Cina, yang rencananya akan datang pada April. Hanya saja, lelang importir tersebut belum turun lantaran Kementerian Perdagangan belum mengeluarkan izin impor.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Fakta Kunjungan Jokowi ke Kupang, Disambut Pelajar hingga Berencana Kunjungi Papua

Regional
Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Kapolda Berharap Gubernur Papua Sampaikan Pesan yang Menyejukkan

Regional
Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Bima Arya Akan Terus Munculkan Wacana Bogor Raya ke Publik

Regional
Mahasiswa Minta KPK Tak 'Gantung' Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Mahasiswa Minta KPK Tak "Gantung" Kasus Wali Kota Tasikmalaya

Regional
Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Ketua Nasdem Tanjungpinang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pidato Rasis

Regional
Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Atasi Kekeringan Jangka Panjang, Pemkab Karawang Bangun Bendungan

Regional
Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Regional
Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Disangka Asap Pembakaran Sampah, Ternyata Masjid Terbakar

Regional
Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Prada DP Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Fera: Kami Tidak Terima...

Regional
Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Satu Jaksa Jadi Tersangka KPK, Kejati DIY Minta Maaf pada Sri Sultan HB X dan Masyarakat

Regional
Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Fakta Kakek 83 Tahun Nikahi Wanita 27 Tahun, Sempat Sarankan Cari Pria Lebih Muda

Regional
Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Pengamat Unpar: Kecemburuan Jadi Sebab Bekasi Ingin Gabung Jakarta

Regional
Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Aksi Protes Rasisme Kembali Terjadi di Papua, Kali Ini di Nabire dan Yahukimo

Regional
Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat dari Satuan

Regional
'Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... '

"Rumah Mbah Parno Itu Dulu Kandang Kambing, Tidak Ada SPPT... "

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X