Mantan Imam Besar FPI Aceh Nyatakan Dukungan untuk Jokowi

Kompas.com - 08/04/2019, 08:10 WIB
Tgk Ahmad Tajuddin, bersama santri di Dayah Al Mujahirin, Lampisang, Aceh Besar menyatakan dukungan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Maruf Amin pada Pilpres mendatang, Minggu (07/04/2019). KOMPAS.COM/RAJA UMARTgk Ahmad Tajuddin, bersama santri di Dayah Al Mujahirin, Lampisang, Aceh Besar menyatakan dukungan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - Maruf Amin pada Pilpres mendatang, Minggu (07/04/2019).

BANDA ACEH, KOMPAS.com-Tengku Ahmad Tajuddin, satu diantara ulama kharismatik di Aceh dan juga mantan imam besar FPI Aceh menyatakan dukungan untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres mendatang.

Selain menyatakan dukungan, Ahmad Tajuddin juga mengklarifikasi berbagai tuduhan terhadap Jokowi yang selama ini diisukan anti islam dan berpaham komunis.

“Saya mengajak seluruh warga Aceh dan seluruh Indonesia untuk memilih pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin, karena Jokowi telah terbukti kinerjanya dan sangat menjunjung santri selama ini,” kata Ahmad Tajuddin, kepada wartawan, Minggu (07/04/2018).

Baca juga: Hari Ini, Jokowi Lanjutkan Kampanye di Kupang dan Palangkaraya

Tengku Ahmad Tajuddin atau yang dikenal sengan sebutan Abi Lampisang, Pimpinan Dayah Al Mujahirin, Lampisang Aceh Besar ini sebelumnya mengaku sempat terpengaruh dengan berbagai tudingan dan berita bohong yang menyudutkan Jokowi, seperti anti islam dan menganut paham komunis.

Namun, setelah dirinya bersama puluhan ulama kharismatik dari Aceh diundang ke Istana Presiden beberapa bulan lalu, Abi telah mendapat klarifikasi langsung dari Presiden Jokowi terhadap berbagai fitnah yang dianggap tidak berdasar.

“Segala tuduhan terhadap Jokowi selama ini merupakan fitnah yang tak berdasar, fitnah itu dosa, saya telah mendapat klarifikasi langsung dari Bapak Jokowi,” katanya.

Baca juga: Menkominfo: Hoaks Meningkat Jelang Pemilu, Paling Banyak Serang Jokowi

Abi Lampisang menilai Jokowi merupakan presiden pertama di Indonesia yang memberikan penghormatan terhadap santri. Buktinya, selama Jokowi menjadi presiden mulai ditetapkan hari santri di indonesia, padahal masa presiden sebelumnya terlupakan terhadap santri.

“Jokowi orang yang sangat menjunjung santri, buktinya selama Jokowi presiden telah ada hari santri, kemudian untk wakilnya pun Jokowi memilih Ma’ruf Amin dari kalangan santri,” ujarnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Ruang Isolasi di RSUP Kota Madiun Penuh, Sementara Tak Terima Pasien Covid-19, Satu Bangsal Ditutup

Regional
Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Fakta Baru Kasus Mayor Sugeng yang Dikabarkan Meninggal Usai Divaksin, Pelaku Hoaks Tersebar di Sejumlah Tempat

Regional
BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

BPBD Gunungkidul Sebut Tak Ada Kerusakan akibat Gempa Magnitudo 5,0

Regional
Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Awal Januari 2021, Sebanyak 10 TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Regional
Di Balik Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Mayat Dibungkus 3 Lapis, Pelaku Sempat Makan Sate dan Merokok

Di Balik Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Mayat Dibungkus 3 Lapis, Pelaku Sempat Makan Sate dan Merokok

Regional
Terbawa Arus, Tongkang Batu Bara Terdampar dan Terjang Warung di Pulo Kodok Tegal, Ini Kronologinya

Terbawa Arus, Tongkang Batu Bara Terdampar dan Terjang Warung di Pulo Kodok Tegal, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPR Sumbangkan Gaji dan Tunjangan 2 Bulan untuk Korban Bencana

Anggota DPR Sumbangkan Gaji dan Tunjangan 2 Bulan untuk Korban Bencana

Regional
Soal Garut Peringkat Ketiga Tak Patuhi Jaga Jarak, Angka Kematian Tertinggi di Jabar, Ruang Isolasi Penuh

Soal Garut Peringkat Ketiga Tak Patuhi Jaga Jarak, Angka Kematian Tertinggi di Jabar, Ruang Isolasi Penuh

Regional
Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Kabupaten Tasikmalaya Paling Tak Patuh Protokol Kesehatan, Satgas: Setiap Hari Operasi Yustisi

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas dan 47 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X