Dianggap Tak Berizin, Komunitas Baca di Mataram Ini Dipaksa Tutup

Kompas.com - 07/04/2019, 23:30 WIB
Mataram, Kompas.Com Kegiatan Komunitas Literasi Buku Ini Aku Pinjam (BIAP) di Taman Sangkareang Mataram, kini kegiatan itu terpaksa terhenti, setelah ditutup paksa Satgas Dinas Pertamanan  Kota Mataram, Jumat malam lalu. dokumen BIAPMataram, Kompas.Com Kegiatan Komunitas Literasi Buku Ini Aku Pinjam (BIAP) di Taman Sangkareang Mataram, kini kegiatan itu terpaksa terhenti, setelah ditutup paksa Satgas Dinas Pertamanan Kota Mataram, Jumat malam lalu.

MATARAM, KOMPAS. com — Gerakan literasi yang didengung-dengungkan pemerintah melalui Dinas Pendidikan tampaknya harus bersinergi dengan instansi terkait lainnya soal izin formalitas penggunaan areal publik.

Sebuah komunitas literasi di Kota Mataram, Komunitas Buku Ini Aku Pinjam (BIAP), yang telah tiga tahun aktif menggugah minat baca warga Kota Mataram terpaksa menutup lapak baca mereka sejak Jumat (5/4/2019) lantaran dianggap tak mengantongi izin.

"Kami terpaksa tutup karena diminta tutup oleh Tim Satgas Dinas Pertamanan Kota Mataram karena dinilai bisa mengganggu ketertiban," kata anggota BIAP, Khairil Febriansyah, Minggu (7/4/2019) malam.


Baca juga: Zohri Ikuti UNBK di Jakarta, Nilai dan Ijazah Tetap dari Mataram

Dia mengaku heran atas tindakan Satgas Dinas Pertamanan Kota Mataram yang awalnya melihat kegiatan komunitasnya. Beberapa kali petugas mondar-mandir di depan lapak baca dan menanyakan soal izin.

"Petugas tanya surat izin. Saya bilang kami sudah buka lapak baca gratis ini sejak 2016, tidak ada masalah. Kata petugas ini peraturan baru dari dinas, tapi dia tidak jelaskan peraturan baru itu seperti apa. Kami diminta tutup lapak," katanya.

Khairil mengatakan, saat itu dua pengunjung yang meminjam buku buru-buru mengembalikannya karena lapak BIAP ditutup.

"Kalau ditanya kecewa, ya kami kecewa karena langsung diminta tutup, seolah apa yang kami lakukan negatif, sementara ada komunitas lain yang tetap beraktivitas di Taman Sangkareang. Hanya kami yang diminta tutup," kata Khairil.

Kepala Dinas Pertamanan Kota Mataram M Kemal Islam yang dikonfirmasi mengatakan, aturan harus ditegakkan terhadap siapa pun dan komunitas apa pun. Kegiatan sosial atau kegiatan komersial, semua harus memilki izin.

"Kalau kita masuk rumah orang, kita harus ada izin kan. Mereka memang enggak punya izin, malah mereka bilang sudah izin dua tahun lalu ke pemerintah kota, tapi kami tidak pernah mengeluarkan izin kok," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (7/4/2019), melalui saluran telepon.

Ia menambahkan, pihaknya membolehkan kegiatan literasi, tetapi ada tempat khusus. Tidak semua tempat boleh digunakan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Regional
Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X