Bangkai Paus yang Terdampar di Kampung Timika Pantai Ditenggelamkan

Kompas.com - 07/04/2019, 16:22 WIB
Bangkai paus saat akan ditenggelamkan di laut, Sabtu (6/4/2019) ISTIMEWABangkai paus saat akan ditenggelamkan di laut, Sabtu (6/4/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Bangkai seekor paus yang terdampar di pesisir Kampung Timika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua, pada Selasa (2/4/2019) sudah ditenggelamkan di laut, pada Sabtu (6/4/2019).

Hal ini dikatakan Koordinator Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Mimika Hariyadi Nugroho, kepada Kompas.com, Minggu (7/4/2019).

Menurut Hariyadi, paus tersebut ditenggelamkan di laut mengingat kondisi tanah di sekitar kampung yang berpasir dan membutuhkan alat berat sehingga tidak dapat dikubur.

"Kami butuh waktu 3 jam untuk menenggelamkan paus tersebut. Dimulai pukul 12.00 - 15.00 WIT," kata Haryadi melalui telepon selulernya.


Baca juga: Ini Alasan Bangkai Paus Seberat 1 Ton di Timika Ditenggelamkan

Sebelum ditenggelamkan, paus tersebut ditarik terlebih dahulu ke laut mengggunakan kapal patroli milik Satuan Polisi Perairan Udara (Pol Airud), kapal patroli PSDKP.

Sementera, kapal nelayan digunakan untuk membawa pemberat sekitar 2 ton.

"Saat paus ditenggelamkan melibatkan Dinas perikanan , PSDKP Mimika, Polair Polres Mimika dan masyarakat Timika Pantai," ujarnya.

Sebelumnya, bangkai seekor paus yang terdampar di Kampung Timika Pantai, menghebohkan warga sekitar, Selasa lalu.

Paus tersebut merupakan jenis paus bryde. Dengan panjang 10,4 meter dan diameter 5 meter lebih.

Baca juga: Ini Bukan Kali Pertama Bangkai Paus Terdampar di Pesisir Pantai Mimika

Menurut World Conservation Union (IUCN) paus ini masuk dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) Appendix II, yaitu daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.

Paus itu diperkirakan telah mati dua hari sebelumnya sejak ditemukannya. Diduga, dibawa oleh arus sehingga terdampar di perairan Timika Pantai.

Terdamparnya bangkai paus ini pertama kali diketahui sepasang suami istri yang hendak ke parkiran perahu di bibir kali Kampung Timika Pantai.

Temuan bangkai ikan paus ini pun dilaporkan ke pemerintahan distrik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X