Dua Kelompok Pelajar SMK Cirebon Tawuran di Sumedang, Ini Kronologinya

Kompas.com - 07/04/2019, 11:48 WIB
Ratusan pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raya Cirebon-Bandung, Tomo, Sumedang, Jawa Barat diamankan Polsek Tomo, Sabtu (6/4/2019) sore pukul 16.00 WIB. DOK. POLRES SUMEDANGRatusan pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Raya Cirebon-Bandung, Tomo, Sumedang, Jawa Barat diamankan Polsek Tomo, Sabtu (6/4/2019) sore pukul 16.00 WIB.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Ratusan pelajar dua kelompok sekolah asal Cirebon terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Cirebon-Bandung, Sabtu (6/4/2019).

Tawuran yang melibatkan kelompok pelajar SMK PGRI 1 dan 2 Palimanan Cirebon dengan pelajar SMK Nusantara Cirebon ini terjadi di Dusun Cireki Desa Bugel, Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo mengatakan, kronologi tawuran terjadi saat 15 pelajar SMK Nusantara Cirebon menumpang truk tronton bernopol E 8109 BY.

Kemudian, di lokasi diadang oleh 89 pelajar asal SMA PGRI 1 dan 2 Palimanan Cirebon. Tawuran keduanya tak terhindarkan.

Baca juga: Polisi Ringkus 4 Orang Bersenjata Tajam yang Hendak Tawuran di Bandung

"Tawuran antarpelajar terjadi dengan cara saling melempar batu yang berada di samping jalan," ujar Hartoyo kepada Kompas.com melalui chat WhatsApp, Sabtu (6/4/2019) malam.

Hartoyo menuturkan, akibat kejadian ini, dua pelajar asal SMK Nusantara mengalami luka cukup serius. Sementara dari kubu SMK PGRI, seorang pelajar juga mengalami luka-luka.

Selain korban luka, kata Hartoyo, kaca truk tronton pecah pada bagian depan.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya tiga pelajar yang mengalami luka akibat lemparan batu saat tawuran terjadi," tuturnya.

Baca juga: Tiga Siswa SMP Diamankan dalam Tawuran Pelajar di Ambon

Beruntung, kata Hartoyo, tawuran tidak berlangsung lama. Petugas gabungan Polsek Tomo langsung bertindak dan mengamankan seluruh pelajar yang terlibat aksi tawuran.

Seluruh pelajar, lanjut Hartoyo, kemudian digelandang ke Mapolsek Tomo untuk diberikan pembinaan.

"Setelah diberikan pembinaan dan arahan, kami langsung menghubungi orang tua pelajar dan menghubungi pihak SMK PGRI 1 dan 2 Palimanan dan SMK Nusantara Cirebon," katanya.

Baca juga: Usai Uji Coba UNBK, Seorang Pelajar Tewas Akibat Tawuran

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X