Artis VA Pernah Ditawari Mucikarinya Temani Minum Seorang Menteri

Kompas.com - 05/04/2019, 21:13 WIB
Artis VA diundang untuk menjadi saksi dalam perkara 2 mucikarinya di PN Surabaya, Senin (1/4/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALArtis VA diundang untuk menjadi saksi dalam perkara 2 mucikarinya di PN Surabaya, Senin (1/4/2019)


SURABAYA, KOMPAS.com - Surat dakwaan jaksa atas terdakwa mucikari artis VA mengungkap percakapan antar mucikari saat menawarkan artis VA dalam praktik prostitusi online.

Di antaranya, artis VA pernah ditawari oleh mucikari TN untuk 'mimik mimik cantik' (mimican) menemani klien yang mengaku sebagai seorang menteri

Fakta itu terdapat dalam surat dakwaan untuk terdakwa mucikari N, yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Winarko, dalam sidang dakwaan yang berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (4/4/2019) kemarin.

Baca juga: Dipanggil sebagai Saksi di Persidangan, Pria Pemesan Artis VA Tidak Hadir

Jaksa Winarko, saat dihubungi melalui ponselnya pada Jumat (5/4/2019) membenarkan jika artis VA sempat ditawari oleh terdakwa N dan mucikari TN, untuk menemani klien yang mengaku seorang menteri. Namun, dalam dakwaan tidak dijelaskan siapa menteri yang dimaksud.

"Terdakwa lalu menghubungi pemilik Vitly Managemen untuk menanyakan apakah artis VA bersedia menemani seorang menteri untuk minum," kata Winarko.

Kepada terdakwa, pemilik manajemen artis itu mengatakan, bahwa artis VA hanya bersedia menemani di dalam kamar.

Disebut pula harga yang dipatok apabila ingin menyewa artis VA, Rp 60 juta untuk short time ditambah tiket pesawat pulang pergi kelas bisnis dengan membawa asisten. "DP setengah harga dan dilunasi saat pesawat landing," ujar Winarko.

Mucikari N diamankan dalam rangkaian kasus prostitusi online yang melibatkan artis VA, yang digerebek Polda Jatim pada 5 Januari lalu.

Baca juga: Artis VA Bersaksi dalam Perkara Hukum 2 Muncikarinya

Dalam sidang kemarin, jaksa mendakwa mucikari N melanggar Pasal 45 Ayat (1) jo Pasal 27 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada 25 Maret lalu, 2 mucikari artis VA juga, yakni ES dan TN, juga didakwa pasal yang sama. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X