Terus Didampingi, Korban Banjir Sentani Masih Trauma

Kompas.com - 05/04/2019, 18:24 WIB
Masyarakat di Kampung Ayapo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, yang sedang mengungsi di Gereja GKI Elim Ayapo. Kampung mereka terendam air Danau Sentani yang meluap hingga 2 meter KOMPAS.com/Dhias SuwandiMasyarakat di Kampung Ayapo, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, yang sedang mengungsi di Gereja GKI Elim Ayapo. Kampung mereka terendam air Danau Sentani yang meluap hingga 2 meter

Response Manager untuk Sentani Flood Emergency Response, Andri Lumi menilai, kini anak-anak yang ada di pengungsian sudah mulai ceria, terlebih mereka sudah mulai bersekolah.

Diakuinya, kini timnya mengalami kesulitan untuk mengikuti perkembangan psikologi anak-anak karena titik pengungsian yang sebelumnya terfokus di GOR Touware dan Stadion Barnabas Yowe, mulai terpencar.

"Anak-anak sudah mulai terpencar dan kami kesulitan untuk mengikuti situasi mereka saat ini. Tetapi dari pengalaman kami, biasanya ketika aktivitas sekolah sudah dimulai itu bisa membuat anak-anak ceria," katanya.

Namun, ucap Andri, selama anak-anak masih tinggal di pengungsian harus tetap diberikan pendampingan karena mereka masih dalam proses transisi.

Selain itu, kini WVI mulai fokus untuk memberikan pendampingan trauma healing kepada anak-anak yang ada di Danau Sentani karena saat ini mereka juga tengah mengungsi.

Hanya saja, kondisi psikologis anak-anak di Danau Sentani berbeda.

"Saat ini kami juga konsentrasi ke Danau Sentani yang meluap. Tetapi anak-anak menganggap hal ini biasa dan mereka masih tetap bisa bermain walau mereka sadar rumahnya sedang terendam," kata Andri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X