Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Gubernur Ganjar: Jateng Siap Bangun LRT di Kota Semarang

Kompas.com - 05/04/2019, 16:35 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menjelaskan tentang kesiapan Jawa Tengah untuk membangun LRT, Jumat (5/4/2019), di Kota Semarang. Dok. Humas Pemerintah Provinsi Jawa TengahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sedang menjelaskan tentang kesiapan Jawa Tengah untuk membangun LRT, Jumat (5/4/2019), di Kota Semarang.

KOMPAS.com - Pemerintah pusat sedang mengebut pembangunan moda transportasi massal Light Rail Transit (LRT). Setelah Palembang dan Jakarta, pemerintah siap membangun proyek itu di beberapa daerah, seperti di Surabaya, Bandung dan Medan.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengatakan, sebenarnya tidak hanya tiga daerah itu yang akan dibangun LRT, Jawa Tengah juga siap membangun moda transportasi massal itu.

"Di Jawa Tengah sudah ada rencana itu, bahkan tinggal realisasi. Tepatnya di Kota Semarang. Pak Wali Kota Hendrar Prihadi sudah menyiapkan itu sejak lama, maketnya juga sudah dikeluarkan," kata Ganjar, Jumat (5/4/2019).

Proyek LRT di Kota Semarang ini, lanjut dia, masih terus dikebut. Saat ini, pihaknya sudah mendapat informasi jika proyek itu masuk dalam pembahasan pembiayaan.

"Itu sudah dibicarakan pembiayaannya dengan pusat. Karena ada beberapa mekanisme yang akan dilakukan, bisa dari pusat pembiayaannya atau dari investor," paparnya.

Pembicaraan terkait LRT di Kota Semarang, lanjut Ganjar, sudah lama dilakukan. Bahkan, dirinya sangat mendukung program itu karena Kota Semarang memang sangat membutuhkan.

"Pak Wali sudah bicara dengan saya, minta dukungan. Saya dukung penuh karena Semarang memang sudah perlu," tambahnya.

LRT Solo-Yogyakarta

Disinggung pembangunan LRT di daerah lain, Ganjar menerangkan jika yang sangat mendesak adalah LRT yang menghubungkan Solo dan Yogyakarta.

"Kalau mau dibuat, Solo Yogya itu penting, agar nyambung," paparnya.

Namun secara keseluruhan, Ganjar mengatakan siap mendukung penuh jika ada program pembangunan LRT dari pemerintah pusat di Jawa Tengah. Karena menurutnya, LRT adalah salah satu program unggulan transportasi umum, seperti di kebayakan negara maju. 

"Banyak negara maju, transportasi bukan pribadi. Kita saja yang pribadi, kalau ndak punya mobil diejek. Padahal itu yang menyebabkan pencemaran tinggi, kemacetan luar biasa. Kalau transportasi umumnya bagus, pasti luar biasa," pungkasnya.

Sekedar diketahui, rencana pembangunan LRT di Kota Semarang mencuat pada akhir 2018 lalu. Rencananya, LRT tersebut akan dibangun dengan rute Bandara Achmad Yani Semarang menuju kawasan Tugu Muda.

Direktur Keselamatan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nursalam dalam FGD di Kota Semarang 2018 lalu mengatakan jika proyek LRT di Kota Semarang masih dalam tahap kajian.

"LRT Semarang masih tahap kajian. Memang terkendala pendanaan. Rutenya sudah siap, studi dan DED sudah, tinggal investornya siapa," kata Edi saat itu.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri mengatakan jika pembangunan LRT Semarang memiliki nilai investasi sebesar Rp200 miliar perkilometer.

"Nantinya, skema biayanya dengan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU)," ucapnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

MLTR Mendapat Sambutan Hangat Saat Konser di Semarang

Regional
Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Fakta Lengkap Banjir dan Longsor di Agam, Diduga karena Pembalakan Liar hingga Tetapkan Status Tanggap Darurat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] Respon Wishnutama soal Bali Tak Layak Dikunjungi | Driver Ojek Online Minta Maaf

Regional
Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Fakta Bali Disarankan Tak Dikunjungi Pada 2020, Tanggapan Pemerintah hingga Akan Kumpulkan Pelaku Pariwisata

Regional
Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Angin Puting Beliung di Enrekang, 6 Rumah Rusak, 1 Nyaris Roboh

Regional
Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
komentar di artikel lainnya