Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Torehan Prestasi Kota Semarang di Usia 472 Tahun

Kompas.com - 05/04/2019, 15:27 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tampak ikut senam bersama usai secara resmi membuka rangkaian acara HUT ke-472 Kota Semarang di Jalan Pemuda. Dok. Humas Pemerintah Kota SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi tampak ikut senam bersama usai secara resmi membuka rangkaian acara HUT ke-472 Kota Semarang di Jalan Pemuda.

KOMPAS.com – Memasuki HUT ke-472 Kota Semarang, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa usia 472 adalah umur yang sudah semakin tua, mantap dan berisi.

“Untungnya diusia tersebut Kota Semarang telah berhasil menorehkan berbagai prestasi. Contohnya dalam setahun ini Kota Semarng telah mendapatkan 48 prestasi dan pengakuan dari pemerintah pusat,” ucap dia, seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/4/2019).

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan hal tersebut saat meresmikan perayaan HUT ke-472, Jumat (5/4/2019).

Tak hanya itu, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang juga menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah. Pada 2018 nilai IPM Kota Semarang mencapai 82.01, mengungguli kota besar, seperti Bandung dan Surabaya.

Capaian dan prestasi itu, lanjut Hendi, harus disyukuri sebagai hasil guyub, rukun dan bergerak bersama seluruh komponen masyarakat yang patut terus dilanjutkan.

Karenanya, Hendi meminta seluruh warga untuk terus memberi masukan, saran dan kritik membangun untuk Kota Semarang yang lebih baik dan hebat.

Untuk itu, kata dia, saat ini model rumpi warga Kota Semarang sudah harus berubah. Mulai dari membahas hal tidak penting menjadi ngerumpi mencari solusi terbaik untuk wilayah masing-masing.

Meski banyak hal positif yang telah dicapai, Wali Kota Hendi mengatakan bahwa saat ini masih banyak persoalan lain yang harus dibenahi dan perbaiki.

“PR-PR seperti jalan rusak di Gunungpati, Pedurungan atau banjir di Kalipancur, Meteseh menjadi masalah yang butuh solusi untuk ditindaklanjuti bersama,” ucap Hendi.

Untuk itu, Hendi mengajak seluruh jajaran internal ASN Pemerintah kota Semarang agar tidak cepat puas dan selalu bekerja keras, cerdas, dan ikhlas. Sebab dengan ikhlas dan kerja cerda, ASN tak hanya mendapat gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) saja melainkan juga berkah dan pahala.

“Sebanyak apapun prestasi dan penghargaan yang diraih, jangan merasa puas karena tujuan akhir kita adalah pelayanan dan pembangunan yang menyentuh seluruh masyarakat,” urai Hendi.

Kemeriahan HUT Kota Semarang

Sebagai informasi peresmian HUT Kota Semarang ke-472 berlangsung di sepajang Jalan Pemuda. Peresmian ditandai dengan senam bersama di jalan tersebut, pelepasan balon dan 472 burung merpati.

Tak kurang lebih 15.000 peserta mengikuti pembukaan kegiatan HUT ke-472 Kota Semarang. Acara semakin meriah dengan pembagian doorprice, seperti lemari es, mesin cuci, sepeda, televisi dan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Ulang tahun ini bukan ulang tahun pemerintah kota, melainkan ulang tahun seluruh warga Kota Semarang,” ungkap Hendi.

Karenanya, Hendi berharap agar kemeriahan bisa dirasakan oleh seluruh warga di kampung-kampung, RT, RW, kelurahan dan kecamatan.

KOMPAS.com Memasuki HUT ke-472 Kota Semarang , Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan bahwa usia 472 adalah umur yang sudah semakin tua, mantap dan berisi.

“Untungnya diusia tersebut Kota Semarang telah berhasil menorehkan berbagai prestasi. Contohnya dalam setahun ini Kota Semarng telah mendapatkan 48 prestasi dan pengakuan dari pemerintah pusat,” ucap dia, seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/4/2019).

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan hal tersebut saat meresmikan perayaan HUT ke-472, Jumat (5/4/2019).

Tak hanya itu, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang juga menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah. Pada 2018 nilai IPM Kota Semarang  mencapai 82.01, mengungguli kota besar, seperti Bandung dan Surabaya.

Capaian dan prestasi itu, lanjut Hendi, harus disyukuri sebagai hasil guyub, rukun dan bergerak bersama seluruh komponen masyarakat yang patut terus dilanjutkan.

Karenanya, Hendi meminta seluruh warga untuk terus memberi masukan, saran dan kritik membangun untuk Kota Semarang yang lebih baik dan hebat.

Untuk itu, kata dia, saat ini model rumpi warga Kota Semarang sudah harus berubah. Mulai dari membahas hal tidak penting menjadi ngerumpi mencari solusi terbaik untuk wilayah masing-masing.

Meski banyak hal positif yang telah dicapai, Wali Kota Hendi mengatakan bahwa saat ini masih banyak persoalan lain yang harus dibenahi dan perbaiki.

PR-PR seperti jalan rusak di Gunungpati, Pedurungan atau banjir di Kalipancur, Meteseh menjadi masalah yang butuh solusi untuk ditindaklanjuti bersama,” ucap Hendi.

Untuk itu, Hendi mengajak seluruh jajaran internal ASN Pemerintah kota Semarang agar tidak cepat puas dan selalu bekerja keras, cerdas, dan ikhlas. Sebab dengan ikhlas dan kerja cerda, ASN tak hanya mendapat gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) saja melainkan juga berkah dan pahala.

“Sebanyak apapun prestasi dan penghargaan yang diraih, jangan merasa puas karena tujuan akhir kita adalah pelayanan dan pembangunan yang menyentuh seluruh masyarakat,” urai Hendi

Kemeriahan HUT Kota Semarang

Sebagai informasi peresmian HUT Kota Semarang ke-472 berlangsung di sepajang Jalan Pemuda. Peresmian ditandai dengan senam bersama di jalan tersebut dan pelepasan 472 burung merpati.

Tak kurang lebih 15.000 peserta mengikuti pembukaan kegiatan HUT ke-472 Kota Semarang. Acara semakin semarak karena ada pembagian grandprice berupa dua tiket umroh dan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Ulang tahun ini bukan ulang tahun pemerintah kota, melainkan ulang tahun seluruh warga Kota Semarang,” ungkap Hendi.

Karenanya, Hendi berharap agar kemeriahan bisa dirasakan oleh seluruh warga di kampung-kampung, RT, RW, kelurahan dan kecamatan.

 

 

 

 

 

.

 

Usai melakukan senam bersama, pelepasan balón dan burung merpati, acara semakin meriah dengan pembagian doorprice seperti lemari es, mesin cuci, sepeda, televisi dan berbagai hadiah menarik lainnya.

 

Dua hadiah utama berupa paket umroh berhasil diraih oleh Bagus Novianto, pegawai non ASN Distaru dan Djoni dari SDN Pudak Payung 01 Semarang.

 

Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-472 kota Semarang, malam sebelumnya, Kamis (4/4) Wali kota bersama jajaran Forkopimda serta pimpinan perangkat daerah juga telah melakukan napak tilas perjuangn pendahulu Ki Ageng Pandanaran dalam membangun Kota Semarang.

 

Dalam kegiatan ziarah di Makam Ki Ageng Pandanaran, Hendi berpesan untuk senantiasa mencontoh nilai positif yang telah ditunjukkan para pendahulu serta mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para leluhur.

 

Mimpi yang kembali disampaikan Hendi untuk kawasan pemakaman Ki Ageng Pandanaran adalah agar kawasan tersebut dapat dikembangkan untuk wisata religi sehingga akan lebih menggerakkan potensi ekonomi di sekitarnya.

 

Baca tentang

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya