Kompas.com - 05/04/2019, 13:07 WIB

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Sebanyak 10.000 korban gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dicoret dari kepesertaan Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS).

Pencoretan tersebut merupakan kebijakan sang Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar lantaran BPJS dinilai tidak bisa membantu dan memfasilitasi masyarakat korban gempa.

"Pak Bupati mencoret karena keluhan masyarakat tidak bisa mendapatkan pelayanan sebagaimana normal pelayanan BPJS," kata Humas Pemda Lombok Utara, Dedy, melalui sambungan telepon, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Kisah Pilu Taufik, Malaikat Kecil Penyelamat Turis Malaysia yang Jadi Tulang Punggung Keluarga (1)

Solusinya, lanjut dia, Bupati Najmu mengalihkan kepesertaan 10.000 warga itu ke Kartu Lombok Utara Sehat untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mandiri yang dikelola oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lombok Utara.

"Pak Bupati mengalihkan ke Kartu Lombok Utara Sehat. Pelayanan dikelola Rumah Sakit Umum Daerah KLU," ungkap Dedy.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram Muhammad Ali menegaskan, pada Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bahwa korban bencana alam tidak dijamin JKN.

"Bahwa secara tegas, program bencana alam tidak dijamin JKN. Berdasarkan PP 82," ungkap Dedy.

Baca juga: Jokowi Minta Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Lombok Dipercepat

Dia juga menegaskan bahwa dalam regulasi Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2008 atas penanggulangan bencana alam, bantuan untuk korban bencana alam sudah memiliki anggaran tersendiri.

Dibantah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara Khaerul Anwar menerangkan bahwa tidak ada penghapusan warga Lombok Utara dari kepesertaan BPJS.

"Tidak ada penghapusan warga dari BPJS," ungkap Khaerul melalui sambungan telepon, Kamis.

Baca juga: Inaq Suri Menanti Jokowi Melintas di Depan Gubuk Miliknya agar Dibangunkan Rumah Pasca-gempa Lombok 2018

Khaerul menuturkan, yang dipermasalahkan sebenarnya adalah terkait sumber dana BPJS yang ditanggung oleh APBD Provinsi karena belum cair.

"Ada dua sumber dana BPJS, dari 60.000 peserta BPJS di Lombok Utara, ada 10.000 orang ditanggung APBD kabupaten. Ada 50.000 peserta dari APBD Provinsi karena anggaran provinsi belum keluar, maka kita pakai uang cadangan untuk membuat program Kartu Lombok Utara Sehat supaya bisa membantu 50.000 warga yang didanai melalui anggaran APBD Provinsi itu," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.