Dievakuasi, 12 Siwa SMK yang Tersesat saat Simulasi Pengamanan Hutan

Kompas.com - 05/04/2019, 11:51 WIB
Petugas Basarnas Pekanbaru mengevakuasi salah satu siswa SMK Kehutanan Pekanbaru dalam kondisi lemas setelah ditemukan tersesat di kawasan hutan TNBT di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Rabu (3/4/2019). Dok. Basarnas PekanbaruPetugas Basarnas Pekanbaru mengevakuasi salah satu siswa SMK Kehutanan Pekanbaru dalam kondisi lemas setelah ditemukan tersesat di kawasan hutan TNBT di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Rabu (3/4/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Setelah melakukan pencarian, petugas Basarnas Pekanbaru, berhasil mengevakuasi 12 orang siswa SMK kehutanan Pekanbaru dan 1 pendamping Polhut (Polisi Kehutanan), yang tersesat di kawasan Hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) di Kabupaten Indragiri hulu, Riau, Rabu (3/4/2019).

Ari, salah seorang petugas Hutan Taman Bukit Tiga Puluh (TNBT), kepada Kompas.com melalui pesan tertulis, Jumat (5/4/2019), mengatakan, 12 siswa SMK kehutanan didampingi seorang petugas Polhut bernama Irhasy R Siregar berangkat sekitar pukul 09.00 WIB dari markas TNBT, Selasa (2/4/2019).

Mereka bertujuan untuk melakukan praktik industri dengan Simulasi Patroli Perlindungan dan Pengamanan Hutan di wilayah Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT), terang Ari.

Baca juga: Keluar dari Lintasan, 12 Siswa SMK Kehutanan Pekanbaru Tersesat di Hutan


Kemudian, menurut Ari, sesuai rencana, rombongan tersebut harusnya kembali pada pukul 13.00 WIB. Namun hingga waktu yang ditentukan, rombongan belum kembali dan tidak diketahui keberadaannya.

"Setelah itu, diketahui bahwa rombongan keluar jalur dari rute yang telah ditentukan, sehingga salah jalan," ucap Ari.

Berikut identitas 12 siswa SMK dan 1 Pendamping:

1. Aditya Putra Mahendra ( L)

2. Imam Akhsandi Winata (L)

3. Kahlil Gibran ( L )

4. Lutfi Arafi Salibi ( L )

5. Oziq Fitramadani ( L )

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Regional
Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X