Kompas.com - 05/04/2019, 11:25 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau Sungai Cicalobak yang berada di belakang SD Aji Tunggal, Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019). KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau Sungai Cicalobak yang berada di belakang SD Aji Tunggal, Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa (2/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, telah berkoordinasi dengan Bupati Bandung Dadang Naser dan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna untuk mencari solusi penanganan banjir di Bandung.

Oded menjelaskan, Kota Bandung dan Kota Cimahi kerap terkena imbas banjir dari wilayah Kabupaten Bandung bagian utara. Terutama di perbatasan, karena banjir yang terasa di perbatasan Cimahi dan Bandung.

Oded mengaku belum mendapat kesepakatan dari koordinasi antar wilayah tersebut. Menurut dia, perlu pembahasan lebih lanjut termasuk usulan untuk berbagi anggaran penanganan banjir.

“Usulannya apakah mungkin share anggaran, kita koordinasi lagi karena kita harus ngobrol dulu,” ujar Oded di Bandung, Jumat (5/4/2019). 

Baca juga: Oded Minta Kabupaten Bandung dan Provinsi Jabar Ikut Tangani Banjir

Sebelumnya, Oded M mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung harus ikut ambil bagian untuk menangani aliran air deras yang kerap turun ke sejumlah wilayah Kota Bandung.

Seperti diketahui, SDN Aji Tunggal di Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, terkena dampak cukup parah akibat aliran air yang sangat deras dari wilayah Kabupaten Bandung sebelah utara.

Aliran air yang deras membuat tanggul di belakang sekolah jebol. Luapan air menghancurkan sebagian besar bangunan sekolah.

Pada Februari lalu, sebelah utara Ujungberung, tepatnya di Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, air deras juga pernah membuat tanggul jebol di wilayah tersebut. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Contoh lainnya adalah Banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum pada Selasa ( 20/3/2018). Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung saat itu, Ferdy Ligaswara, menyebut banjir bandang yang terjadi relatif cukup besar.

Baca juga: Bandung Tidak Raih Adipura, Oded Tidak Kecewa

Ia menilai, alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU) menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir bandang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X