Polisi Tembak Buron Curanmor yang Mencoba Melawan Saat Ditangkap

Kompas.com - 05/04/2019, 09:22 WIB
Dengan langkah pincang Maryadi dibawa ke ruang pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat untuk menjalani pemeriksaan, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA Dengan langkah pincang Maryadi dibawa ke ruang pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat untuk menjalani pemeriksaan, Kamis (4/4/2019).

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Seorang buronan kasus curanmor dengan dua laporan polisi (LP) bernama Maryadi (34 tahun) warga Peninjauan, OKU Timur, ditangkap aparat polisi dari Polsek Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel).

Maryadi harus dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanan karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap, Kamis (4/4/2019). 

Dengan terseok-seok menahan sakit Maryadi dibawah keluar dari ruang tahanan Mapolres Prabumulih Barat ke ruang pemeriksaan.

Dihadapan polisi yang memeriksanya Maryadi mengaku menjadi bagian dari tiga orang yang melakukan sejumlah pencurian sepeda motor di wilayah Kota Prabumulih.


Baca juga: Polisi Tembak 7 Anggota Sindikat Pencurian Sepeda Motor yang Resahkan Warga

Kedua rekannya sendiri sebelumnya sudah ditangkap dan menjalani hukuman.

Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi Kamis (4/4/2019) mengatakan, tersangka Maryadi sudah lama menjadi target operasi Polsek Prabumulih Barat.

“Setelah mendapat informasi keberadaan dirinya, polisi langsung melakukan upaya penangkapan, saat ditangkap Maryadi berusaha melawan sehingga harus dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanan,” katanya

Maryadi sendiri mengaku tinggal berpindah-pindah untuk menghindari penangkapan polisi. Bahkan ia mengaku sempat berkerja di kapal penangkap ikan di Jakarta.

Baca juga: Polisi Tembak Pengedar Sabu-sabu, Satu Tewas dan 11 Kilogram Disita

“Saya juga pernah membuka usah service barang elektronik untuk biaya hidup selama pelarian,” terangnya.  

Maryadi sendiri terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X