Bongkar Praktik Penipuan 48 CPNS, Gubernur Bali Tempuh Jalur Hukum

Kompas.com - 04/04/2019, 17:38 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster (baju putih) memberikan keterangan pers di Denpasar pada Kamis (4/4/2019) Robinson GamarGubernur Bali I Wayan Koster (baju putih) memberikan keterangan pers di Denpasar pada Kamis (4/4/2019)

DENPASAR, KOMPAS.com — Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan akan menindak tegas jika ada oknum di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang bermain-bermain dengan menipu calon pegawai negeri sipil ( CPNS).

Dijelaskan Koster, sekitar 48 CPNS mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali dan mengaku dijanjikan jadi PNS, bahkan mereka membawa kartu identitas sebagai PNS.

Baca juga: Anggota DPRD Sumut Jadi Tersangka Penipuan CPNS Sebesar Rp 4,8 Miliar

"Masalahnya sudah dibawa ke Polda. Kalau ketahuan ada (pegawai) yang terlibat, langsung dipecat," kata Koster dalam keterangan pers di Rumah Jabatan Gubernur Bali pada Kamis (4/4/2019).

Sebanyak 48 CPNS ini, menurut Koster, membawa surat pengantar bertemu Kepala BKD pada Maret 2019.

Baca juga: Seorang Guru Agama di Madiun Jadi tersangka Penipuan CPNS

Mereka mengaku dijanjikan lolos PNS oleh oknum PNS di lingkungan Pemprov Bali, bahkan mereka telah menyerahkan sejumlah uang.

Atas kejadian ini, pihaknya menempuh langkah hukum guna membongkar praktik yang merugikan para CPNS tersebut.

"Yang begini harus diberantas. Kami arahkan pada proses hukum," kata Koster.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X