Ini Alasan Bangkai Paus Seberat 1 Ton di Timika Ditenggelamkan

Kompas.com - 04/04/2019, 16:57 WIB
Bangkai ikan paus yang terdampar di Kampung Timika Pantai, saat ditarik dengan kapal patroli Pol Airud, Selasa (2/4/2019)KOMPAS.com/ISTIMEWA Bangkai ikan paus yang terdampar di Kampung Timika Pantai, saat ditarik dengan kapal patroli Pol Airud, Selasa (2/4/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com — Bangkai seekor paus yang terdampar di pesisir Kampung Timika Pantai, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Papua, pada Selasa (2/4/2019), akan ditenggelamkan di laut.

Hal tersebut dikatakan Koordinator Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Mimika Hariyadi Nugroho kepada Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

Menurut Hariyadi, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, paus tersebut akan ditenggelamkan di laut pada Sabtu (6/4/2019).

"Sabtu pagi kami turun ke lokasi untuk menenggelamkan paus itu di laut," kata Hariyadi.


Penenggelaman bangkai paus dipilih karena tidak memungkinkan untuk mengubur bangkai paus di sekitar kampung karena kondisi tanah kampung yang berpasir dan membutuhkan alat berat.

Baca juga: Dipindahkan dari Pantai, Bangkai Paus di Timika Masih Tunggu Penanganan

Saat ini, bangkai paus seberat satu ton lebih tersebut sudah dijauhkan dari Kampung Timika Pantai sekitar dua kilometer setelah ditarik menggunakan kapal patroli Satuan Polisi Air Udara (Airud) Polres Mimika pada Selasa lalu.

Rencananya paus tersebut akan kembali ditarik ke lautan untuk selanjutnya ditenggelamkan pada akhir pekan nanti.

Untuk menenggelamkan paus itu, kata Haryadi, pihaknya akan menyiapkan alat pemberat seberat 1,5 hingga 2 ton.

"Estimasi pemberatnya nanti 1,5 hingga 2 ton," ujar dia.

Sebelumnya, bangkai seekor paus yang terdampar di Kampung Timika Pantai menghebohkan warga sekitar, Selasa lalu.

Paus itu diperkirakan telah mati dua hari sebelumnya sejak ditemukannya, diduga dibawa oleh arus sehingga terdampar di perairan Timika Pantai.

Paus tersebut merupakan jenis paus bryde dengan panjang 10,4 meter dan diameter 5 meter lebih.

Baca juga: Bangkai Paus Terdampar Gegerkan Warga Kampung Timika Pantai, Papua

Menurut World Conservation Union (IUCN) paus jenis ini masuk dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) Appendix II, yaitu daftar spesies yang tidak terancam kepunahan, tetapi mungkin terancam punah bila perdagangan terus berlanjut tanpa adanya pengaturan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X