Empat Pelaku Perampokan Bos Toko Emas di Palembang Terekam CCTV

Kompas.com - 04/04/2019, 16:46 WIB
Djulijono (71) pemilik toko emas yang menjadi korban perampokan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Charitas Palembang, Sumatera Selatan setelah dibacok oleh pelaku, Rabu (3/4/2019). HANDOUTDjulijono (71) pemilik toko emas yang menjadi korban perampokan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Charitas Palembang, Sumatera Selatan setelah dibacok oleh pelaku, Rabu (3/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kasus perampokan yang dialami Djulijono (71) pemilik toko emas "Sinar Mas" di Jalan Dempo Luar Kecamatan Ilir Timur I Palembang, pada Rabu (3/4/2019), saat ini masih diselidiki oleh jajaran kepolisian setempat.

Dari keterangan Ridwan (55), penarik becak motor (bentor) yang menjadi saksi kunci kasus tersebut, ada empat pelaku yang beraksi membacok korban.

Bahkan, aksi tarik menarik pun sempat terjadi hingga pelaku mengeluarkan senjata tajam dan membacok lengan Djulijono sampai membuat tas yang berisi perhiasan emas senilai Rp 1,6 miliar dibawa kabur pelaku.

Baca juga: Fakta Perampokan Emas Senilai Rp 1,6 M di Palembang, Terjadi di Siang Bolong hingga Pelaku Lukai Korban

Selain Djulijono, Kevy (65) yang merupakan istrinya pun ikut mengalami luka bacok lantaran mencoba mempertahankan tas berisi 1,7 kilogram emas tersebut 

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, saat ini mereka masih menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa para saksi.

"Semuanya masih didalami, kasusnya masih diselidiki,"kata Didi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (4/4/2019).

Sementara itu, Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Edi Rahmat mengatakan, mereka saat ini masih melakukan penyelidikan dengan melihat hasil rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian.

"Rekaman CCTV-nya sudah diambil, untuk mencari identitas pelaku," ujar Edi.

Baca juga: Begini Kronologi Pemilik Toko Emas Dibacok dan Perhiasan Senilai Rp 1,6 M Dibawa Kabur

Dalam catatan Kompas.com, kasus perampokan yang dialami toko Sinar Mas sudah terjadi sebanyak dua kali. Sebelumnya, kejadian pertama berlangsung pada Minggu (9/9/2018) lalu.

Saat itu, seorang pelaku datang ke toko korban yang berada Jalan Sayangan, Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

Djulijono yang saat itu bersama anaknya, yakni Feri (33) mendadak terkejut melihat pelaku memecahkan etalase toko dengan menggunakan benda tumpul.

Feri pun langsung melemparkan kursi kearah pelaku hingga membuatnya kabur. Dari kejadian tersebut, emas seberat 40 gram berhasil dibawa kabur pelaku.

"Iya ini adalah kejadian kedua menimpa korban, pertama di toko. Untuk kasus yang 2018 pelakunya sudah ditangkap oleh Polresta Palembang," terang Edi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X