Bawaslu Segera Ambil Keputusan Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu yang Libatkan Wakil Wali Kota Semarang

Kompas.com - 04/04/2019, 16:01 WIB
Wakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryati Rahayu memutuskan untuk mengajukan cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres, 17 April 2019, Rabu (6/3/2019). Cuti diajukan khusus setiap hari Rabu, hingga tanggal pencoblosan. HandoutWakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Hevearita Gunaryati Rahayu memutuskan untuk mengajukan cuti untuk ikut berkampanye memenangkan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres, 17 April 2019, Rabu (6/3/2019). Cuti diajukan khusus setiap hari Rabu, hingga tanggal pencoblosan.

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera menentukan keputusan terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu.

Ita, sapaan Hevearita, telah dimintai keterangan oleh Bawaslu di Kantor Bawaslu Kota Semarang pada Selasa (2/4/2019) lalu setelah dua kali tidak hadir. Pemeriksaan berlangsung selama lebih dari dua jam.

"Kemarin sudah rapat Gakkumdu. Saya tidak bisa mendampingi karena ikut kegiatan di Batam," kata Koordiantor Divisi Penindakan Bawaslu Jawa Tengan Sri Wahyu Ananingsih, saat dikonfirmasi, Kamis (4/4/2019) ini.

Baca juga: Ini Alasan Wakil Wali Kota Semarang Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi-Maruf

Menurut Wahyu, hasil dari pemeriksaan terhadap Ita akan segera selesai. Apakah dugaan pelanggaran terbukti atau tidak menunggu kajian lebih lanjut.

"Sampai hari ini (Bawaslu Semarang) belum laporan ke saya," katanya.

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan, belum bersedia menjawab soal hasil pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran Ita.

Sebelumnya Naya menyatakan Wakil Wali Kota Semarang telah hadir memenuhi undangan klarifikasi pada Selasa (2/4/2019) lalu. Kehadiran Ita juga tepat di hari terakhir atau hari ke-14 proses pengkajian kasus pidana kampanye pemilu.

“Malam ini kami akan langsung menggelar rapat Sentra Gakkumdu. Kami juga sudah meminta keterangan ahli pidana maupun bahasa dari Undip,” kata Naya.

Baca juga: Ikut Deklarasi Jokowi-Maruf, Bawaslu Panggil Wakil Wali Kota Semarang

Dalam proses klarifikasi, Bawaslu memeriksa Ita dengan 29 pertanyaan seputar dugaan dukungan kepada paslon Jokowi-Ma'aruf di aula kantor kecamatan Semarang Utara.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan oleh tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi wilayah Jawa Tengah (Jateng).

Dalam aduannya, Ita diduga menggunakan fasilitas negara dan jabatannya untuk mengampanyekan Jokowi-Ma’ruf, pada acara silaturahmi dengan ketua RW se-Kecamatan Semarang Utara di aula Kantor Kecamatan Semarang Utara, Kamis (7/3/2019).

Terlapor diduga melanggar dugaan pasal Pasal 280 ayat 2 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Menuju ke Jakarta, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Karawang

Hendak Menuju ke Jakarta, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Karawang

Regional
Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Regional
Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X