Polisi Tangkap Nelayan Saat Hendak Gunakan Bom Ikan di Kampung Bajoe

Kompas.com - 04/04/2019, 15:26 WIB
Rida Bani (21) (baju tahanan oranye) saat konferensi pers yang digelar Dit Polairud Polda Sulsel, Kamis (4/4/2019). Kompas.com/HIMAWAN Rida Bani (21) (baju tahanan oranye) saat konferensi pers yang digelar Dit Polairud Polda Sulsel, Kamis (4/4/2019).


MAKASSAR, KOMPAS.com - Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Sulsel mengamankan Rida (21), seorang nelayan asal Kampung Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan karena memiliki bahan peledak jenis ammonium nitrat yang diduga akan dipergunakan untuk menangkap ikan di perairan Bajoe.

Direktur Polair Polda Sulsel Kombes Pol Purwoko mengatakan, penangkapan bermula ketika pihaknya melakukan patroli air di perairan Kampung Bajoe.

Bom ikan ini ditemukan di sebuah kapal jenis Jolloro pada Minggu (31/3/2019) silam.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Petani yang Sering Bom Ikan di Perairan Soromandi

"Kapal tersebut siap untuk mengedarkan (bom) ke kapal-kapal nelayan yang lain untuk melaksanakan penangkapan ikan dengan menggunakan bom," kata Purwoko di Mako Dit Polairud Polda Sulsel di Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (4/4/2019).

Purwoko mengatakan, bom buatan yang mengandung amonium nitrat ini sudah dirakit dan siap untuk diledakkan.

Dari temuan barang bukti ini, polisi menyita 37 liter amonium nitrat yang disimpan dalam jeriken serta detonator bahan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Baca juga: Tiga Nelayan Kupang yang Pakai Bom Ikan Jadi Tersangka

Selain itu, pihaknya juga menyita 34 botol bir yang berisi amonium nitrat serta dua botol plastik kecil yang berisi TNT.

Polisi juga menyita alat selam nelayan yang diduga dipergunakan untuk memasang bom ikan di dasar laut.

"Saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut," kata Purwoko saat ditanya perihal dugaan keterlibatan orang lain dalam peredaran bahan peledak ini.

Rida kini disangkakan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 85 UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

Di hadapan wartawan, Rida memilih diam dan tunduk perihal aksi yang telah dilakukannya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.