Proyek Tol Pandaan-Malang Menggantung, Menunggu Status Temuan Situs Purbakala

Kompas.com - 04/04/2019, 07:41 WIB
Plt Bupati Malang Muhammad Sanusi saat meninjau temuan situs suci Kerajaan Singosari di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (2/4/2019) KOMPAS.com/ANDI HARTIKPlt Bupati Malang Muhammad Sanusi saat meninjau temuan situs suci Kerajaan Singosari di lokasi proyek Tol Pandaan-Malang seksi 5 kilometer ke-37 Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (2/4/2019)

MALANG, KOMPAS.com - PT Jasamarga Pandaan Malang masih menghentikan konstruksi tol di lokasi penemuan situs purbakala. Proyek jalan tol seksi 5 kilometer ke-37 itu akan dilanjutkan jika sudah ada keputusan terkait status temuan situs itu.

Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Purnomo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil penetapan status situ purbakala itu dari lembaga yang berwenang.

"Menunggu penetapan status situs," katanya kepada Kompas.com, Rabu (3/4/2019).

Sesuai rencana awal, pembangunan jalan tol seksi 5 itu akan dilanjutkan dengan menggeser rute ruas jalan ke sisi timur sepanjang delapan kilometer dari area situs.


Baca juga: Temuan Situs Bersejarah, Tol Pandaan-Malang Digeser 8 Meter

Praktis, jalan tol itu akan melintasi bantaran Sungai Amprong yang mengalir di sisi timur.

Sementara itu, sembari menunggu hasil kajian dan penetapan terhadap status situs purbakala itu, PT Jasamarga Pandaan Malang merancang ulang konstruksi tol akibat adanya pergeseran itu.

"Masih direncanakan designnya," kata Agus.

Sampai sejauh ini, belum ada keputusan pasti terkait status temuan situs purbakala berupa struktur bata itu.

Baca juga: Ada Bekas Kompleks Permukiman di Situs Suci Tol Pandaan-Malang

Pascamenghentikan ekskavasi, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menyerahkan penanganannya kepada Pemerintah Kabupaten Malang dan pihak tol.

"Sekarang sudah menjadi tangggungjawab Jasamarga dan Pemda mas, sesuai kesepakatan saat pertemuan di Malang," kata Kepala BPCB Jawa Timur, Andi Muhamad Said.

Adapun kepastian situs secara akademis masih menunggu dari Balai Arkeologi Yogyakarta. Sedangkan, Balai Arkeologi Yogyakarta akan memulai penelitian pada minggu depan dengan melakukan penjajakan ke area temuan situs.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X