Besok, Bawaslu Garut Periksa Mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz

Kompas.com - 03/04/2019, 16:26 WIB
Komisioner Bawaslu Garut dari kiri ke kanan Kim Imron, Ahmad Nurul Syahid dan Asep Burhanuddin saat memberikan keterangan pers, Rabu (3/4/2019) KOMPAS.com/ ARI MAULANA KARANG Komisioner Bawaslu Garut dari kiri ke kanan Kim Imron, Ahmad Nurul Syahid dan Asep Burhanuddin saat memberikan keterangan pers, Rabu (3/4/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Kabupaten Garut, Kamis (4/4/2019) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz.

Pemeriksaan ini dilakukan terkait pernyataan Sulman Aziz kepada media pada Minggu (31/3/2019) di kantor Hukum dan HAM Lokataru Jakarta soal netralitas lembaga kepolisian dalam pilpres.

Ahmad Nurul Syahid, komisioner Bawaslu Garut bidang Hukum, Data dan Informasi didampingi komisioner Bawaslu lainnya Asep Burhanudin dan Kim Imron, Rabu (3/4/2019) menyampaikan, Sulman Aziz dijadwalkan diperiksa Kamis (4/4/2019) di kantor Bawaslu.


Rencananya, menurut Ahmad, Sulman akan dimintai keterangan soal pernyataannya di kantor Lokataru pada media.

Baca juga: Bawaslu Garut Akan Panggil Mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz

Bawaslu telah mengantongi bukti berupa rekaman video saat Sulman berbicara di kantor Lokataru pada media.

"Jadi rekaman videonya bukan video Kapolres memberikan arahan, tapi video yang saat ini telah beredar luas di masyarakat saat Sulman berbicara kepada media," jelasnya.

Ahmad menuturkan, Bawaslu Garut  tidak mempunyai bukti video pengarahan dari Kapolres seperti yang disampaikan Sulman pada media. Makanya, kemungkinan Bawaslu juga akan meminta keterangan dari Kapolsek lainnya selain Sulman.

"Karena kan keterangan dari Sulman arahan disampaikan saat rapat, pasti ada Kapolsek lain," katanya.

Baca juga: Kata Haris Azhar, Sebelum Cabut Laporan Sulman Aziz Ditemui Pejabat Polda Jabar

Ahmad yang biasa dipanggil Ayi menegaskan, meski sebelumnya Sulman telah mencabut pernyataannya saat di Lokataru, pihaknya tetap akan meminta keterangan dari Sulman.

Pertanyaan yang akan disampaikan pun, seputar pada isi pernyataan Sulman kepada media soal netralitas kepolisian dalam Pilpres 17 April 2019 nanti.

Sebelumnya, mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz membuat pernyataan kepada media soal netralitas kepolisian di Garut dalam Pilpres.

Sulman menyatakan, Kapolres Garut dalam sebuah rapat menginstruksikan agar para Kapolsek menggalang dukungan untuk pasangan capres cawapres nomor urut 01.

Namun, sehari kemudian Sulman mencabut pernyataan tersebut di Mapolda Jabar didampingi Kabid Humas Polda Jabar. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Proyek Rel Ganda, Jalur Sumpiuh-Tambak Banyumas Ditutup hingga Oktober

Regional
Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Cerita Mahasiswa yang Jadi Anggota DPRD Termuda, Ingin Restorasi Sistem hingga Larang Razia Buku

Regional
Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Cerita di Balik Viralnya Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dota 2

Regional
Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Hutan Sekitar Bandara Hang Nadim Batam Terbakar

Regional
Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Pisau Seukuran Bolpoin dan Bayonet Diamankan dari Rumah Terduga Teroris HS

Regional
30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

30 Pekerja Migran Ilegal Diselamatkan Saat Akan Diselundupkan ke Malsysia

Regional
Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Pasar Tradisional di Purbalingga Ludes Terbakar

Regional
Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Kasus Gubernur Kepri, KPK Ingatkan Pejabat Pemprov Tak Beri Keterangan Palsu

Regional
Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Menkominfo Sebut Hoaks di Papua Menyebar Lewat SMS Saat Internet Dibatasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

[POPULER NUSANTARA] Ini Penyebab Pembantaian di KM Mina Sejati | Dosen Tegur Mahasiswa di Siaran Langsung Dato 2

Regional
Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Menkominfo Ungkap Dasar Hukum Pembatasan Internet di Papua

Regional
Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Ini Kronologi Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sampang, Madura

Regional
Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Gara-gara Pulang Telat, Siswi SMK Disetrika Bibi Kandung

Regional
Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Basarnas: Jumlah Penumpang KM Santika Nusantara yang Terbakar Melebihi Manifes

Regional
Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Ditangkap Berburu di Cagar Alam Raja Ampat, 11 Orang Akhirnya Dibebaskan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X