Ditahan di Rutan Medaeng, Ahmad Dhani Masih Bisa Kampanye Caleg

Kompas.com - 02/04/2019, 17:10 WIB
Ahmad Dhani usai sidang di PN Surabaya, Selasa (2/4/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALAhmad Dhani usai sidang di PN Surabaya, Selasa (2/4/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Ahmad Dhani mengaku beruntung ditahan di Rutan Kelas I Surabaya Medaeng dalam perkara vlog "Idiot". Karena, dia mengaku bisa kampanye untuk pencalegannya di dapil Surabaya-Sidoarjo.

"Saya ambil baiknya saja Pak Hakim, selama ditahan di sini, saya masih bisa kampanye caleg," kata caleg Partai Gerindra itu dalam sidang lanjutan di kasus vlog "Idiot" di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (2/4/2019).

Kampanye yang dimaksud Ahmad Dhani bukan kampanye dengan cara mendatangi kelompok masyarakat di daerahnya.

"Relawan yang datang ke rutan untuk membahas strategi pemenangan," terang Ahmad Dhani.

Baca juga: Bantahan Ahmad Dhani dan Kuasa Hukumnya soal Vlog Idiot di Persidangan

Kata Dhani, hampir setiap hari dia menerima kunjungan relawan. Dia bersyukur banyak dibantu relawan dalam pencalegannya di daerah pemilihan Surabaya-Sidoarjo.

"Kalau saya ditahan di Jakarta, pasti saya tidak bisa ngapa-ngapain," ujar suami Mulan Jameela ini usai sidang.

Selasa siang, Ahmad Dhani menghadiri sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa perkara pencemaran nama baik melalui vlog "Idiot".

Baca juga: Ahmad Dhani Mengaku Tidak Bersalah dalam Kasus Vlog Idiot

Dalam sidang tersebut, tidak hanya jaksa penuntut umum yang memberikan pertanyaan kepada Ahmad Dhani.

Tim kuasa hukum dan majelis hakim yang dipimpin Anton Widyopriono, juga melontarkan pertanyaan kepada Ahmad Dhani terkait Vlog Idiot yang dibuatnya.

Dalam sidang dakwaan, jaksa mendakwa Ahmad Dhani melanggar Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X