Kompas.com - 02/04/2019, 16:54 WIB
Terdakwa kasus suap pajak di Ambon, Sulimin Ratmin tak kuasa menahan tangis setelah mendengarkan vonis dari majelis hakim yang menjatuhkan hukuman selama 7 tahun penjara kepadanya, Selasa (2/4/2019) KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYTerdakwa kasus suap pajak di Ambon, Sulimin Ratmin tak kuasa menahan tangis setelah mendengarkan vonis dari majelis hakim yang menjatuhkan hukuman selama 7 tahun penjara kepadanya, Selasa (2/4/2019)

AMBON,KOMPAS.com - Mantan supervisior Pemeriksa Pajak Kantor Pajak Pratama (KPP) Ambon, Sulimin Ratmin menangis divonis tujuh tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Negeri Ambon, Selasa (2/4/2019).

Selain vonis penjara, dalam sidang dengan agenda putusan itu, Sulimin juga diwajibkan membayar denda Rp 250 juta subsider enam bulan penjara serta diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 60 juta.

Dalam pembacaan amar putusan, majelis hakim yang diketuai oleh Pasti Tarigan menilai terdakwa terbukti bersalah telah melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Memvonis terdakwa dengan kurungan penjara selama tujuh tahun dan denda Rp 250 juta subsider enam bulan penjara dan uang pengganti sebesar Rp 60 juta,” kata Tarigan.

Baca juga: 15 Anggota DPRD Bekasi Jadi Saksi Sidang Kasus Suap Meikarta

Hukuman dari majelis hakim itu lebih tinggi dari tuntutan Jaksa penuntut umum dari KPK yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman lima tahun penjara.

Mendengar putusan majelis hakim itu, Sulimin tak kuasa menahan tangisnya. Sulimin tampak berulang kali mengusap air mata yang membasahi pipinya.

Baca juga: Sidang Kasus Suap Meikarta, Ada Permintaan Rp 1 M dari DPRD Bekasi untuk Bahas Raperda RDTR

Sulimin ikut terjerat dalam kasus suap pajak setelah dia bersama mantan Kepala Pajak Pratama Ambon La Masikamba juga menjadi terdakwa dalam kasus itu bersekongkol untuk mengurangi pajak milik seorang pengusaha bernama Anthony Liando yang nilai pajaknya mencapai Rp 4,8 miliar.

Dari kesepakatan itu Sulimin ikut mendapatkan uang dari Anthony Liando sebesar Rp 120 juta. La Masikamba menerima uang suap dari Anthony sebesar Rp 550 juta pada 10 Agustus 2018.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X