Oded Minta Kabupaten Bandung dan Provinsi Jabar Ikut Tangani Banjir

Kompas.com - 02/04/2019, 16:21 WIB
Warga melintasi genangan banjir bandang di SDN 224, Sukup Baru, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/4/2019). Banjir tersebut terjadi karena meluapnya Kali Cicalobak saat intensitas curah hujan yang tinggi yang merusak tanggul sehingga merendam sejumlah pemukiman warga serta merusak sebuah sebuah sekolah dasar. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc. NOVRIAN ARBIWarga melintasi genangan banjir bandang di SDN 224, Sukup Baru, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/4/2019). Banjir tersebut terjadi karena meluapnya Kali Cicalobak saat intensitas curah hujan yang tinggi yang merusak tanggul sehingga merendam sejumlah pemukiman warga serta merusak sebuah sebuah sekolah dasar. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/foc.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bandung harus ikut ambil bagian dalam menangani aliran air deras yang kerap turun ke sejumlah wilayah Kota Bandung.

Seperti diketahui, SDN Aji Tunggal di Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, terkena dampak cukup parah akibat aliran air yang sangat deras dari Kabupaten Bandung bagian utara. Aliran air yang deras membuat tanggul di belakang sekolah jebol. Luapan air menghancurkan sebagian besar bangunan sekolah. 

Pada bulan Februari 2019 lalu, sebelah utara Ujungberung, tepatnya di Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, air deras juga pernah membuat tanggul jebol di wilayah tersebut. Peristiwa itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Contoh lainnya adalah banjir bandang yang menerjang kawasan Cicaheum pada Selasa (20/3/2018) silam, kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kota Bandung saat itu, Ferdy Ligaswara, menyebut banjir bandang yang terjadi relatif cukup besar.


Baca juga: Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Siswa SDN Aji Tunggul di Kota Bandung Direlokasi

Ia menilai, alih fungsi lahan di Kawasan Bandung Utara (KBU) menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir bandang.

Oded mengatakan, pasca-banjir di SDN Aji Tunggal, pihaknya sudah menghubungi Bupati Bandung Dadang Naser.

“Kita koordinasi dengan Pak Bupati Bandung karena sudah lintas wilayah. Saya sudah ngobrol sama beliau untuk menangani banjir,” kata Oded saat ditemui seusai kunjungannya ke SD Aji Tunggal, Jalan Sukup Baru, Kelurahan Pasirendah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Selasa siang.

Oded berharap ada penanganan serius banjir di wilayah utara Bandung. Menurut dia, pembangunan perumahan di Kawasan Bandung Utara (KBU) sudah terlalu masif menggantikan areal hutan. Akibatnya, jika terjadi hujan deras, air curahan dari gunung yang sebagian besar berada di Kabupaten Bandung langsung menggelontor ke bawah, wilayah Kota Bandung.

Tidak hanya Kabupaten Bandung dan Kota Bandung saja, Oded juga berharap pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut menangani kerusakan alam di wilayah KBU yang selama ini memberi rekomendasi perizinan pembangunan.

“Bukan hanya kota/kabupaten, tapi juga kita akan bicarakan dengan Pak Gubernur, namanya juga lintas wilayah. Harus disiplin tentang RTRW kita, perizinan pembangunan di atas dan di bawah harus on the track, sesuai aturan. Kalau ini dilakukan, kita bisa meminimalisir banjir,” tuturnya.

Baca juga: Sekolah Rusak akibat Tanggul Jebol, Siswa SDN Aji Tunggal Bandung Libur

Oded mengatakan, Kabupaten dan Kota Bandung tidak akan mampu jika harus menangani banjir akibat kerusakan alam yang terjadi di wilayah KBU.

“Saya selama 6 bulan menjabat sebagai wali kota sudah mengadakan pertemuan dengan kepala daerah lain, termasuk Pak Dadang Naser. Kita bicarakan banyak hal secara komprehensif ke depannya untik menangani banjir. Masalah di Bandung Raya ini tidak bisa ditangani parsial, itu yang penting,” tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X