20 Ton Bawang Merah Selundupan dari Malaysia Dihibahkan Pada Masyarakat

Kompas.com - 02/04/2019, 13:41 WIB
Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh menghibahkan 20 ton bawang merah hasil sitaan seludupan dari Penang Malaysia kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang. Selasa (2/4/2019). KOMPAS.COM/ RAJA UMARKantor Wilayah Bea Cukai Aceh menghibahkan 20 ton bawang merah hasil sitaan seludupan dari Penang Malaysia kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang. Selasa (2/4/2019).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh menghibahkan 20 ton bawang merah hasil penindakan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Sabang, Selasa (2/4/2019).

Bawang merah tersebut merupakan barang bukti hasil penindakan dari KM Puja Kusuma di Perairan Air Masin, Aceh tamiang yang diselundupkan dari Penang, Malaysia 

“Bawang merah ini seludupan dari Malaysia hasil penindakan Tim Patroli Laut Bea Cukai terhadap KM Puja Kusuma di Perairan Air Masin, Aceh Tamiang pada Senin (25/3/2019) lalu,"  ujar Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukaii Aceh Kata Tri Utomo, kepada wartawan, Selasa.

Baca juga: 27 Ton Bawang Selundupan dari Malaysia Dihibahkan pada Masyarakat


Tri mengatakan, hibah bawang merah seharga Rp 545 juta itu dapat dimanfaatkan oleh warga kurang mampu yang berada di Kota Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar.

Tri menyebutkan, upaya penyeludupan bawang merah melalui jalur laut dari Penang, Malaysia tujuan Suruwe, Kabupaten Aceh Tamiang itu diperkirakan telah merugikan negara dari sektor perpajakan lebih dari Rp 190 juta.

“Dengan adanya penindakan ini diharapkan masyarakat atau pelaku usaha agar tidak melakukan tidakan penyeludupan dan atau membeli barang hasil penyeludupan karena dapat merugikan negara,” katanya.

Baca juga: 596 Kura-kura Moncong Babi Hasil Selundupan Dikembalikan ke Habitat di Boven Digoel

Satu dari lima anak buah kapal KM Puja Kusama yang ditangkap saat mengangkut 20 ton bawang merah seludupan dari Penang Malaysia di Perairan Laut Kabupaten Aceh Taming ditahan untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X