Kampanye di Pontianak, Sandiaga Janjikan Swasembada Pangan

Kompas.com - 02/04/2019, 13:31 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno memasuki panggung kampanye sambil menari adat Dayak. Agenda kampanye akbar yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Pangsuma Pontianak, Selasa (2/4/2019), ini dihadiri massa relawan dan partai pengusung koalisi. KOMPAS.com/HENDRA CIPTACalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno memasuki panggung kampanye sambil menari adat Dayak. Agenda kampanye akbar yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Pangsuma Pontianak, Selasa (2/4/2019), ini dihadiri massa relawan dan partai pengusung koalisi.

PONTIANAK, KOMPAS. com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji, bersama koalisi Indonesia Adil Makmur, akan mewujudkan swasembada pangan, jika terpilih menjadi wakil presiden pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Sandi dalam kampanye terbuka yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Pangsuma Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (2/4/2019).

"Sangat jelas. Kita akan berpihak kepada petani, kepada pemuda, kepada emak-emak, dan kepada rakyat untuk mewujudkan swasembada pangan," ucapnya.

Menurut dia, dengan mewujudkan swasembada pangan, artinya pemerintahan ke depan juga akan mendorong peningkatan hasil produksi. Sehingga dia memastikan, Indonesia di masa kepemimpinan Prabowo-Sandi tidak lagi mengandalkan impor.


"Kemudian, harga sawit harus lebih baik, kita stabilkan harga pupuk, obat-obatan, serta industri pengolahan," katanya.

Baca juga: Puisi Munajat 212 Sambut Sandiaga Uno di Pontianak

Maka dari, diplomasi ekonomi harus berujung pada kesejahteraan rakyat Indonesia. Dia mendorong dibangunnya industri sawit di Kalbar, guna membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

"Pontianak harus jadi titik awal kemenangan Prabowo-Sandi untuk Kalimantan Barat, dengan mengajak dua teman di sekitar kita, maka kita yakin menang dua kali lipat," ucapnya.

Baca juga: Dengar Curhat Milenial Seputar Dunia Kerja, Ini Solusi Sandiaga Uno

Sandi menyampaikan orasi politiknya kurang lebih selama 15 menit. Setelah acara ditutup dengan doa bersama, dia kemudian meninggalkan lokasi acara untuk melanjutkan jadwal kampanye di Bekasi dan Jakarta.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X