Erick Thohir Yakin Jokowi-Ma'ruf Raih Suara di Atas 50 Persen  

Kompas.com - 02/04/2019, 12:44 WIB
Ketua tim TKN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di hotel Santika Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019).  KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKetua tim TKN Erick Thohir saat memberikan keterangan pers di hotel Santika Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019). 


PALEMBANG, KOMPAS.com - Pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin diperkirakan akan mendapatkan suara di atas 50 persen pada pilpres yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir di Hotel Santika, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019). 

Erick mengatakan, sejauh ini dukungan terhadap calon petahana terus berjalan secara positif seperti di Pulau Jawa, Sulawesi, Papua, dan Sumatera.  

Baca juga: Erick Thohir Klaim 90 Persen Masyarakat Sorong Papua Sambut Jokowi 

Bahkan, untuk wilayah Sumatera seperti di Provinsi Lampung, diyakininya pasangan calon nomor urut 01 akan mendulang suara terbanyak. 

"TKN di Sumatera bergerak secara positif. Data yang kami dapat, Sumatera bergerak jauh sangat positif. Lampung, Sumsel, Riau pergerakannya signifikan, kalau kita bisa 50:50 (dapat suara) luar biasa.Secara kumulatif dengan seluruh Indonesia, Jokowi akan di atas 50 persen," kata Erick di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (2/4/2019). 

Dengan banyaknya dukungan yang mengalir ke calon petahana, Erick sangat menyayangkan ada pihak yang melakukan tekanan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).  

"Menyayangkan ada tekanan ke KPU, dengan mau menggerakkan people power lah segala macam, demokrasi kita bagian demokrasi sehat," ujarnya. 
Baca juga: Erick Thohir: Beli Kucing dalam Karung? Kan Kita Pilih Presiden Bukan Menteri

Selama 4,5 tahun menjabat, Erick menyebutkan banyak fitnah yang terus menyasar kepada Joko Widodo. Namun hal tersebut bisa diatasi dengan memberikan klarifikasi fakta yang sebenarnya. 

"Selama ini pihak kami kebal fitnah, tapi kami sampaikan fakta yang benar, Jokowi 4,5 tahun dizalimi, kita harus menjawab," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X