Jokowi: Coba Cari di Negara Mana Presiden Baru Lewat Dicegat Berulang Kali...

Kompas.com - 02/04/2019, 11:24 WIB
Capres petahana Joko Widodo disambut warga saat tiba di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat, Senin (1/4/2019). Jokowi tiba di Sorong untuk melakukan serangkaian kegiatan antara lain kampanye terbuka. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc. Puspa PerwitasariCapres petahana Joko Widodo disambut warga saat tiba di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat, Senin (1/4/2019). Jokowi tiba di Sorong untuk melakukan serangkaian kegiatan antara lain kampanye terbuka. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc.

SORONG, KOMPAS.com — Calon presiden RI nomor urut 01 Joko Widodo bercerita tentang perjalanannya dicegat dan diberhentikan hingga enam kali di jalanan Kota Sorong, Papua Barat, Senin (1/4/2019).

"Saya tadi pukul 19.00 WIT itu masih di Jayapura, kemudian terbang ke sini. Sampai di sini, sebetulnya pukul 21.30 WIT. Akan tetapi, dari airport sampai ke gedung ini, saya dicegat masyarakat sampai enam kali," kata Jokowi dalam kampanye di Gedung Aimas Convention Centre, Sorong, Papua Barat, Senin malam.

Baca juga: Komentar Jokowi Dicegat 9 Kali di Manado hingga Mobilnya Tak Bisa Jalan

Massa memang sudah menyemut di sepanjang jalan bandara Domine Eduard Osok hingga lokasi rapat umum di Aimas Convention Centre yang berjarak 16 kilometer.

Warga yang membawa dan mengenakan beragam atribut kampanye menaiki mobil bak terbuka, motor, hingga berjalan kaki sambil berteriak "Jokowi, Jokowi".

Sejumlah warga bahkan kehilangan alas kaki karena berdesakan ingin bersalaman dengan capres nomor urut 01 itu.

"Mobil harus berhenti, kemudian menyalami rakyat yang ada di jalan. Coba cari di negara mana presiden baru lewat dicegat?" tanya Jokowi kepada massa pendukungnya di gedung tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Alasan Mantan Kapolsek Cabut Pernyataan soal Perintah Kapolres Garut Dukung Jokowi

Massa lalu serempak meneriakkan "Jokowi, Jokowi, Jokowi" sesaat setelah Jokowi melempar pertanyaan itu.

"Tidak ada di negara mana pun presiden dicegat itu tidak ada. Presiden lewat itu dicegat enam kali, jalan dicegat lagi, jalan dicegat lagi," ungkap Jokowi.

Total untuk menempuh perjalanan dari bandara ke lokasi bandara setidaknya dibutuhkan sekitar 1 jam 20 menit sehingga Jokowi baru tiba di lokasi acara sekitar pukul 23.00 WIT.

"Saya di sini enak-enak saja saya salami. Eh, di depannya dicegat lagi, coba tunjukkan di negara mana presidennya lewat dicegat? Enggak ada," kata Jokowi.

Baca juga: 30 Menit Lesehan di Lantai, Jokowi Dengarkan Curhat Korban Banjir Sentani

Jokowi pun mengaku awalnya berpikir bahwa warga yang menantinya di lokasi kampanye hanya sedikit karena malam sudah larut.

"Malam hari ini saya sangat berbahagia sekali. Saya pikir pukul 23.00 WIB ini sudah pulang semua. Saya pikir sudah pulang dan tidur semua. Akan tetapi, saya sangat mengapresiasi Bapak, Ibu, Saudara sekalian masih berada di ruangan ini," kata Jokowi.

Kampanye itu juga dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf, Pramono Anung, Basuki Hadimuljono, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, serta para petinggi partai politik pendukung lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.