5.000 Surat Suara Rusak di Gunungkidul Karena Robek hingga Noda Tinta

Kompas.com - 02/04/2019, 10:07 WIB
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani Saat Melakukan Simulasi Pengiriman Logistik Pemilu 2019 di Gudang KPU Baleharjo, Wonosari Senin (1/4/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOKetua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani Saat Melakukan Simulasi Pengiriman Logistik Pemilu 2019 di Gudang KPU Baleharjo, Wonosari Senin (1/4/2019)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Gunungkidul, Yogyakarta menemukan ribuan surat suara rusak. Namun demikian, secara umum persiapan 16 hari menjelang pencoblosan sudah hampir selesai.

Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan pelipatan surat suara untuk pemilu 2019 pada hari Jumat (29/3/2019) lalu.

Dari hasil penyortiran jutaan surat suara diketahui ada sekitar 5.000  surat sura yang rusak seperti sobek, hingga ada noda tinta.

Perlu diketahui ada 605.894 orang daftar pemilih tetap di Gunungkidul, sehingga memerlukan surat suara untuk lima pemilihan sekitar 3 juta surat suara.

Temuan tersebut telah dilaporkan ke KPU pusat. Pihaknya juga telah mendapatkan jawaban, surat suara yang rusak itu akan diganti. Diperkirakan surat suara pengganti akan tiba pada Rabu (3/4/2019) mendatang.

Baca juga: KPU Gunungkidul Anggarkan Rp 11,83 Miliar untuk Honor Ribuan KPPS

"Ada temuan sekitar 5.000 sekian surat suara mengalami kerusakan, jumlah itu tidak banyak hanya sekitar 0,01 persen," kata Ahmadi Ruslan saat ditemui di Gudang KPU Gunungkidul saat simulasi pengiriman Logistik pemilu Senin (1/4/2019)

Hani menyebutkan, selain kerusakan surat suara, dari hasil inventarisasi diketahui masih ada kekurangan 26 botol tinta, dan beberapa segel.

Untuk logistik lainnya sudah aman, dan tinggal didistribusikan ke 2.720 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Distribusi logistik

KPU Gunungkidul hari ini melakukan simulasi pengiriman logistik menggunakan truk. Dari simulasi diketahui, satu truk bisa mengangkut 110 kotak, yang dibagikan kepada 22 TPS.

"Rencana pada tanggal 11 April sampai tanggal 15 April kita sudah lakukan pendistribusian logistik untuk pemilu. Pada tanggal 15 April harus selesai lalu tanggal 16 April harus sampai ke TPS semua," ucapnya.

Baca juga: KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan KPU Gunungkidul dalam melakukan pengamanan logistik pemilu baik itu di gudang hingga nanti dilakukan distribusi ke masing-masing TPS.

Dengan kordinasi yang baik, diharapkan pemilu 2019 akan berjalan aman.

"Saat pendistribusian logistik pemilu kami akan kawal dari gudang hingga ke PPK dan personil kami sudah cukup untuk melakukan pengawalan tersebut," katanya. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X