Komentar Hari Tanoe Soal Putrinya Bersaing dengan Ibas dan Johan Budi di Dapil Jatim

Kompas.com - 02/04/2019, 07:40 WIB
Jessica Tanoesoedibjo melayani masyarakat pada acara bazar sembako murah saat berkampanye di Kabupaten Magetan, Senin (1/4/2019). KOMPAS.com/SUKOCOJessica Tanoesoedibjo melayani masyarakat pada acara bazar sembako murah saat berkampanye di Kabupaten Magetan, Senin (1/4/2019).

MAGETAN, KOMPAS.com - Putri ketiga bos MNC Grup Hari Tanoesoedibjo maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Perindo dengan nomor urut 2 di Dapil Jatim.

Putri Hari Tanoe (HT) akan bersaing dengan Edhie Baskoro Yudhoyono ( Ibas), caleg Partai Demokrat dengan nomor urut 1 dan caleg dari PDI-P, Johan Budi, yang juga menyandang nomor urut 1. Johan Budi sebelumnya dikenal sebagai jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi. 

HT yang ditemui usai kegiatan memperkenalkan caleg dari partai Perindo, memberikan komentar seputar pencalonan putrinya, Jessica Herliani Tanoesoedibjo, yang harus bersaing dengan Ibas dan Johan Budi. 

"Jessica itu anak hebat, enggak masalah, (satu dapil dengan Ibas maupun Johan Budi), menjadikan untuk mengabdi kepada bangsa,” ujar Hary Tanoe, Senin (01/04/2019).

Baca juga: Khofifah Sidak Pengolahan Limbah Industri Kulit yang Puluhan Tahun Cemari Sungai di Magetan

Dia optimistis putri ketiganya tersebut akan melenggang ke Senayan pada Pemilu 2019. Menurut Hary Tanoe, putrinya tersebut sudah berpengalaman di bidang kegiatan sosial, terutama di MNC Grup. hal itu menjadi modal jessica untuk meraih simpati warga Jatim. 

"Di MNC Jessica yang pegang CSR. Banyak bantu masyarakat dengan perpustakaan, pengobatan gratis, dan sebagainy," ujar Hary Tanoe. 

Sebagai informasi, Hary Tanoe beserta anak dan istrinya hadir dalam acara perkenalan caleg di DPC Partai Perindo Magetan, Senin. Dalam acara itu, Jessica menyampaikan orasi politiknya. 

Dalam orasinya tersebut, dia berjanji memperjuangkan pendidikan untuk anak-anak Indonesia. Sebab menurutnya, masih ada ketimpangan di bidang pendidikan. 

Baca juga: Merasa Sudah Mampu, Puluhan Keluarga di Magetan Kembalikan Bantuan PKH

“Saya berjanji kalau duduk di DPR RI, kalau saya terpilih nanti saya akan memfasilitasi untuk anak anak bisa bersekolah,” ujarnya. 

Sementara HT dalam orasinya optimistis Partai Perindo mampu meraih simpati masyarakat Magetan melalui program pemberdayaan perekonomian. Menurut dia, Partai Perindo akan memperjuangkan aturan yang akan membuat masyarakat sejahtera. 

Seperti diketahui, istri Hary Tanoe yakni Liliana Tanoesoedibjo dan tiga anaknya, yakni Jessica Herliani Tanoesoedibjo, Valencia Herliani Tanoesoedibjo, dan Angela Herliani Tanoesoedibjo sama-sama maju sebagai caleg pada pemilu 2019 ini.

Alasan Johan Budi maju jadi caleg

Sebelumnya diberitakan, Johan Budi Sapto Pribowo membenarkan dirinya maju sebagai calon anggota DPR periode 2014-2019 dari PDI Perjuangan (PDI-P).

Ia mengaku, sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum memutuskan maju menjadi calon wakil rakyat.

Baca juga: Cerita Johan Budi Nyaleg, Siasati Kampanye Tanpa Bagi-bagi Amplop

Johan Budi terdaftar dari daerah pemilihan Jawa Timur VII meliputi Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Trenggalek.

"Keputusan ini saya ambil setelah melakukan evaluasi terhadap tugas dan pekerjaan saya saat ini dan perenungan dalam enam bulan terakhir, serta juga sudah berdiskusi dengan keluarga. Saya memutuskan untuk beralih dalam ladang pengabdian yang berbeda, yaitu melalui jalur politik," ujar Johan Budi dalam pesan singkat, Selasa (17/7/2018). 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Polisi Selidiki Perumahan Syariah yang Diduga Ilegal di Madiun

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Regional
Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Mantan Kadisperindag Jember Jadi Tersangka Korupsi Pasar Manggisan

Regional
Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X