Peringati Hubungan Diplomatik AS dan Indonesia di Morotai, Dubes Mengaku Terkesan

Kompas.com - 01/04/2019, 22:27 WIB
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan, didampingi Bupati Pulau Morotai Benny Laos di Museum Perang Dunia II, Senin (01/04/2019) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANDuta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan, didampingi Bupati Pulau Morotai Benny Laos di Museum Perang Dunia II, Senin (01/04/2019)

TERNATE, KOMPAS.com-Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan, Senin (1/4/2019) melakukan kunjungan diplomatik ke Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Dalam lawatannya ini, Dubes AS didampingi Direktur Misi United States Agency for International Development (USAID) Indonesia Erin E.McKee serta rombongan dari konsulat jenderal di Surabaya.

Di Morotai, Dubes AS dan rombongan dijadwalkan selama tiga hari mulai 1-3 April 2019, dalam rangka memperingati hubungan diplomatik antara pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia yang ke-70.

Baca juga: Komentas Dubes Amerika Serikat soal Sekolah Delapan Jam

Di hari pertama, Dubes AS bersama rombongan didampingi Wakil Gubernur Maluku Utara Muhammad Natser Thaib dan Bupati Morotai Benny Laos berkesempatan melihat langsung Museum Peninggalan Perang Dunia II, yang di dalamnya tersimpan bukti sejarah pendaratan pertama Jenderal Mc Arthur di Morotai bersama puluhan ribu bala tentaranya.

Usai melakukan tour-nya di museum, Dubes AS mengaku sangat terkesan bisa melihat langsung bukti sejarah kedatangan tentara Amerika Serikat di Morotai.

“Sangat berkesan, kedua saya lebih memahami dan tergambar lagi sejarah yang kita miliki bersama. Tapi ini tidak hanya tentang sejarah tapi juga ke masa depan juga,” kata Dubes AS.

“Itulah sebabnya kedatangan saya di sini adalah saya ingin kunjungi kawasan kelautan yang dilindungi yang ada di Morotai, kita bisa dukung industri perikanan dan pariwisata,” kata Dubes AS lagi.

Baca juga: Ada Isu Tsunami, Warga di Sejumlah Desa di Morotai Mengungsi

Dalam kesempatan itu, Dubes juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Maluku Utara terutama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai.

“Saya hadir di sini sebagai bagian dari peringatan tersebut dan juga peringati mengenang pertempuran Morotai 75 tahun lalu. Seperti anda lihat Amerika dan Morotai memiliki ikatan yang ada sejak 75 tahun lalu. Tidak jauh tempat saya berdiri pasukan sekutu mendarat pada tanggal 25 September 1944, kemudian mendirikan pangkalan udara di Daruba, saat ini landasan udara Pitu,”ujar Dubes AS.

Landasan ini, katanya, kemudian menjadi bagian penting strategi Mc Arthur untuk mengambil alih Filipina.

“Mengenang pertempuran ini kita juga mengenang berakhirnya perang dunia II yang membawa berbagai negara dunia termasuk Indonesia menuju jalan kemerdekaan. Amerika Serikat bangga bisa bermitra dengan membangun hubungan diplomatik dan membangun kemitraan strategi komprehensif yang dibangun atas pondasi nilai-nilai demokrasi dengan kepentingan dan tujuan yang sama,” kata Dubes AS.

Usai dari Museum Perang Dunia II, Dubes AS bersama rombongan kemudian berkeliling ke Pusat Pemrosesan Ikan Tuna di Pusat Perikanan Laut Terpadu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X