Kompas.com - 01/04/2019, 20:53 WIB
Maruf Amin bersama isterinya saat berkunjung ke kerabatnya di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Senin (1/4/2019). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN Maruf Amin bersama isterinya saat berkunjung ke kerabatnya di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Senin (1/4/2019).

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin, batal berziarah ke makam leluhurnya, Pangeran Suhra Pradoto, di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Senin (1/4/2019).

Ma'ruf Amin yang didampingi isterinya, Wury Estu Handayani hanya mampir di kediaman KH. Lukman Hikam, famili Ma'ruf Amin.

Rencana awal, Ma'ruf Amin akan berziarah ke makam leluhurnya namun dibatalkan karena keterbatasan waktu dan perjalanan menuju makam minim penerangan.

Ma'ruf Amin disambut ratusan warga setempat dan keluarga besar keturunan Pangeran Suhra, atau akrab disapa dengan Pangeran Langgar atau Siding Langgar, oleh masyarakat setempat.

Beberapa famili yang ikut menyambut di antaranya berasal dari keluarga besar Batuampar Tenggina dan Batuampar Toket, Proppo.

Baca juga: Ingin Ziarah ke Makam Ulama, Maruf Amin Disambut Massa yang Berteriak Prabowo

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan para kiai yang hadir di antaranya, KH. Khotib Lukman, KH. Hafid Lukman, KH. Jakfar Gersempal, KH. Jakfar Shodiq, KH. Moh. Fauzi, KH. Damanhuri Fauzi, KH. Nasiruddin Abdil Bar, pengurus MWCNU Proppo, Muslimat dan Fatayat NU Proppo serta Ikatan Haji dan Hajjah Pamekasan.

Ma'ruf Amin tiba di kediaman Lukman Hikam menjelang Maghrib. Mantan Rais Aam PBNU ini langsung berwudhu dan langsung shalat Maghrib.

"Saya bangga bisa sampai di salah satu kediaman leluhur saya di Pamekasan, meskipun tidak sempat ke makam," ujar Ma'ruf di hadapan para familinya.

Karena singkatnya waktu, Ma'ruf meminta dukungan doa agar diberi kekuatan dan kemenangan pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Baca juga: Maruf Amin Bilang Gratiskan Suramadu Bentuk Kecintaan Jokowi terhadap Madura

Ahmad Hambali, salah satu kerabat Ma'ruf menjelaskan tentang silsilah keluarganya hingga sampai ke Ma'ruf Amin. Dirunut dari Bhre Kertabumi atau Brawijaya V yang menikah dengan Dewi Anarawati.

Pasangan ini kemudian melahirkan anak bernama Lembu Petteng. Dari Lembu Petteng ini kemudian lahir anak bernama Pragalba.

"Pangeran Pragalba Arosbaja Bangkalan ini kemudian punya anak bernama Pangeran Suhro Pradoto, Raja Jambringin. Dari Suhro Pradoto ini kemudian melahirkan Nyai Narantoko atau Nyai Ageng Harisbaya, Arosbaya, Bangkalan, yang kemudian dikawin oleh oleh Raja Sumedang Larang Gausan Hulun. Dari jalur ini kemudian lahir Syaikh Abdullah Al Bantani, sepupu dengn Syaikh Umar.

"Syaikh Abdullah Al Bantani ini kemudian punya anak bernama Syaikh Amin, ayah dari KH. Ma'ruf Amin. Jadi jelas sekali silsilah Kiai Ma'ruf yang tersambung ke kerajaan Jambringin, Pamekasan," ungkap Hambali. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.