Baru Selesai Dikerjakan, 99 Meter Tanggul Irigasi Dirusak OTK

Kompas.com - 01/04/2019, 14:49 WIB
Polisi melihat tanggul irigasi yang dirusak orang tak dikenal di Desa  Krueng Lingka, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Senin (4/1/2019) KOMPAS.com/MASRIADIPolisi melihat tanggul irigasi yang dirusak orang tak dikenal di Desa Krueng Lingka, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Senin (4/1/2019)


ACEH UTARA, KOMPAS.com - Puluhan meter tebing bangunan tanggul irigasi atau talut yang baru selesai dikerjakan dirusak oleh orang tak dikenal di Desa Krueng Lingka Timu dan Desa Alue Jamok, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Minggu (31/3/2019) sore.

Kasus itu dilaporkan ke Polsek Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Kapolsek Baktiya, Ipda Mahmud menyebutkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap perusakan tanggul irigasi sawah di dua desa itu.

Baca juga: Gubernur Sulsel: Banjir Bandang Disebabkan Pendangkalan Sungai dan Perusakan Hutan

 

Polisi sudah turun ke lokasi untuk meminta keterangan warga dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Sejauh ini, kami belum tahu motif para pelaku melakukan perusakan milik dua desa itu. Setelah kami ukur yang rusak itu 99 meter. Dibangun dengan menggunakan dana desa,” sebut Ipda Muhammad, saat dihubungi Senin (1/4/2019).

Salah seorang warga, sambung Kapolsek, menyebutkan tanggul itu dirusak persis sehari setelah dibangun. Perusakan itu hingga kini masih didalami.

Baca juga: Perusakan Nisan Makam di Magelang Meluas

“Ada dugaan tanah yang dibangun tanggul itu dulu sengketa. Dugaan kami ke sana, namun terus kami dalami. Siapa pelakunya terus diburu,” kata dia.

Dia meminta agar masyarakat menyelesaikan masalah lewat mekanisme hukum dan musyawarah. Jangan sampai merusak pembangunan yang didanai dari dana desa.

Tanggul itu sangat bermanfaat untuk mengairi sawah di lokasi. Ini dirusak, kami akan periksa sampai detail, sampai ketemu siapa pelakunya,” ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X