Pemilu, Para Tunanetra Akan Memilih secara Mandiri dan Disertai Pendamping

Kompas.com - 01/04/2019, 14:42 WIB
Kantor KPU Surakarta Jalan Kahuripan Utara No. 23 Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. KOMPAS.com/Retia Kartika DewiKantor KPU Surakarta Jalan Kahuripan Utara No. 23 Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta menjelaskan, ada 134 tunanetra yang terdaftar sebagai pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Solo. Nantinya, para tunanetra itu akan menggunakan dua cara, yaitu secara mandiri dan disertai pendamping.

Pemilihan secara mandiri dilakukan saat memilih pasangan calon presiden-calon wakil presiden, serta anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Sedangkan, saat memilih anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten, para tunanetra itu akan disertai pendamping.

"Untuk memilih surat suara Presiden dan DPD karena sudah disediakan template Braille," ujar Anggota Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum Surakarta, Kajad Pamuji Joko Waskito, di kantornya, Senin (1/4/2019).

"Sementara untuk surat suara lain, seperti DPR RI, DPR Provinsi, dan DPR Kota itu aksesnya menggunakan akses pendamping," kata dia.

Baca juga: KPU Sediakan Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Namun, menurut Kajad, akses pendamping juga disediakan jika pemilih tunanetra itu tidak bisa membaca huruf Braile sama sekali.

"Pendamping itu harus sesuai apa yang jadi pilihan pemilih tunanetra tersebut, tidak boleh berbohong, tidak boleh mengutarakan atau menyebarluaskan pilihan tunanetra tersebut," ujar Kajad.

Ia mengungkapkan, pendamping ini bisa dipilih oleh penyandang tunanetra, misal seperti anggota keluarga atau dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Tak hanya itu, pendampingan yang dilakukan juga bertujuan agar proses pemilihan lebih cepat dan lebih memudahkan penyandang tunanetra.

Kemudian, pihak pendamping penyandang disabilitas ini harus berpedoman jujur dan adil.

"Sebelum melakasanakan proses pemungutan suara, petugas KPPS atau pendamping itu disumpah janji agar tidak menyebarkan pilihan tunanetra," ujar Kajad.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi Pemilu 2019 Kota Surakarta, disebutkan bahwa jumlah pemilih di Solo sebanyak 421.999 orang.

Dari angka tersebut, sebanyak 1.043 orang merupakan DPT disabilitas yang terdiri dari, 285 tunadaksa, 134 tunanetra, 184 tunarungu-wicara, 216 tunagrahita, dan 224 merupakan penyandang disabilitas yang tidak bisa bergerak atau tidak bisa akses.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.