Siswa Korban Banjir Bandang di Mamuju Sekolah Tanpa Alas Kaki dan Seragam, Sekolah Darurat Terbuat dari Terpal

Kompas.com - 01/04/2019, 13:18 WIB
Siswa korban banir bandang sekolah sambil berdesakan di bawah tenda plastik KOMPAS.ComSiswa korban banir bandang sekolah sambil berdesakan di bawah tenda plastik

MAMUJU, KOMPAS.com – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) Negeri Samak yang menjadi korban banjir bandang di Kelurahan Bebanga, Mamuju, Sulawesi Barat, berdesak-desakan saat mengikuti proses belajar di tenda darurat yang terbuat dari terpal plastik, Senin (1/4/2019).

Saat hujan turun, aktivitas belajar kerap dibubarkan dan para siswa dipulangkan gurunya lebih awal karena kondisi sekolah darurat tersebut tak bisa digunakan belajar saat hujan.

Kondisi sekolah darurat yang di bangun warga secara swadaya ini berdiri di lingkungan pengungsian. Kondisinya sangat memperihatinkan. Guru dan siswa di sekolah darurat ini belajar dalam kondisi seadanya.

Baca juga: Gunung Retak, Ratusan Warga Mamuju BerJalan Kaki 3 Km untuk Mengungsi

Pendirian tenda dilakukan demi mengejar ketertinggalan mata pelajar sejak ditimpa bencana banjir bandang awal Maret lalu.

Di sekolah darurat ini puluhan siswa mulai dari kelas satu sampai kelas enam belajar berdesa-desakan di bawah satu tenda yang didirikan warga secara swadaya.

Dua guru berstatus honorer setiap hari berusaha membimbing para siswa yang ikut mengungsi bersama orangtuanya.

“Tempatnya panas, banyak yang mengganggu jadi tidak bisa serius belajar,” ujar salah satu siswa, Fian.

Para siswa mengaku belum bisa berkonsentrasi belajar di sekolah darurat ini untuk mengejar ketertinggalan mata pelajaran.

Tidak adanya dinding ruangan yang jadi pembatas kelas membuat konsentrasi belajar para siswa kerap terpecah dengan aktivitas warga yang lalu lalang di sekitar sekolah darurat.

Meski sudah lama belajar dalam kondisi seperti itu, hingga kini belum mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Olahraga atau pemerintah setempat.

Siswa korban banjir bandang sekolah sambil berdesakan di bawah tenda plastikKOMPAS.com/Junaedi Siswa korban banjir bandang sekolah sambil berdesakan di bawah tenda plastik

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X