Warga Seram Barat Tangkap Seekor Buaya Sepanjang 3 Meter

Kompas.com - 31/03/2019, 19:12 WIB
Warga Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku menangkap seekor buaya muara di sungai Ama desa tersebut, Minggu petang (31/3/2019) Foto dok Said warga Desa HualoyWarga Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku menangkap seekor buaya muara di sungai Ama desa tersebut, Minggu petang (31/3/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Warga Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, menangkap seekor buaya muara di Sungai Ama desa tersebut, Minggu petang (31/3/2019).

Buaya dengan panjang sekitar tiga meter ini berhasil ditangkap warga setelah hewan reptil itu hendak memangsa seekor kambing milik warga di hutan Dusun Hatai.

“Awalnya, buaya ini hendak memangsa kambing milik warga di Dusun Hatai, kami kemudian mengejar buaya itu hingga menemukannya di Sungai Ama,” kata Said, kepada wartawan, saat dihubungi dari Ambon, Minggu malam.

Baca juga: Warga Tangkap Buaya 4 Meter di Perairan Randangan Pohuwato

Dia mengatakan, warga beramai-ramai mengejar buaya tersebut untuk menangkapnya karena takut buaya itu akan memangsa warga dan hewan ternak lainnya. Namun, saat ditemukan, buaya tersebut telah mati.

“Saat kami temukan, buayanya telah mati. Mungkin buayanya kelelahan,” ujar dia.

Saat ini, kata dia, buaya terbebut telah dibawa warga ke bawah Jembata Ama. Dia mengatakan, penemuan buaya di sungai tersebut sangat menghebohkan warga karena baru pertama kali ada buaya ditemukan warga di sungai tersebut.

“Selama ini, tidak pernah ditemukan buaya di sini dan baru pertama kali ada buaya yang ditemukan di sini,” kata dia.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku, Mukhtar Amin Ahmadi, membenarkan jika warga di desa tersebut baru saja menangkap seekor buaya di sungai.

“Buayanya sudah mati, sehingga tidak ada lagi upaya penyelamatan hanya tinggal dikuburkan saja,” kata Amin.

Baca juga: Buaya 3 Meter Berkeliaran di Halte Bus Sekolah di Florida

Dia mengatakan, terkait penangkapan buaya tersebut, pihaknya akan melakukan investigasi dan mengumpulkan informasi di masyarakat untuk memastikan apakah masih ada buaya lainnya di wilayah itu atau tidak.

“Terkait apakah daerah Hualoy merupakan habitat buaya ataukah tidak, besok akan dilakukan investigasi dan akan kita ketahui hasilnya di lapangan,” ungkap dia. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X