Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Bingkisan dari Ganjar Pranowo untuk Mereka yang Lulus Program PKH...

Kompas.com - 30/03/2019, 14:53 WIB
Gebyar Sehat bersama PKH Sulang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti senam bersama ribuan ibu-ibu setempat. Dok Humas Pemprov JatengGebyar Sehat bersama PKH Sulang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengikuti senam bersama ribuan ibu-ibu setempat.


KOMPAS.com -
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan bingkisan pada pulihan ibu-ibu di Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang. Bingkisan itu adalah tanda mereka sudah lulus dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Sebagai informasi, ibu-ibu itu sebelumnya adalah penerima manfaat PKH. Nah saat ini, mereka merasa keadaan ekonominya sudah membaik sehingga sanggup untuk keluar dari program PKH tersebut.

Siti Rondiyah( 55), salah satunya. Warga Kaliombo Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, ini bersama puluhan rekannya mengaku mendapatkan program PKH sejak 2011. 

"Uang PKH saya gunakan untuk kebutuhan anak sekolah, sisanya untuk buka usaha. Alhamdulillah setelah delapan tahun, saya bisa memiliki usaha sendiri,”  terangnya saat acara Gebyar Sehat Bersama PKH di Halaman Kantor Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, Sabtu (30/3/2019).

Siti memutuskan untuk mengundurkan diri dari program PKH karena merasa perekonomian keluarganya semakin membaik. Ia berharap, dengan mengundurkan diri, maka bisa memberikan kesempatan pada penerima lainnya yang lebih membutuhkan.

"Harapannya semakin banyak penerima manfaat. Bagi teman-teman yang masih menerima PKH, saya harap terus semangat dan terus memotivasi diri untuk maju dan berkembang. Nanti setelah ekonomi keluarga membaik, bisa ikut wisuda seperti kami," lanjutnya.

Ganjar mengaku bangga dapat mewisuda langsung lulusan PKH Rembang. Maklum di banyak tempat, warga lebih suka pura-pura miskin demi mendapat bantuan pemerintah. Namun di Rembang, warga yang sudah mampu ekonominya menyatakan tak mau lagi menerima PKH. 

"Yang luar biasa, ternyata di sini ada wisuda masyarakat yang sudah lulus dari program PKH. Mereka memutuskan tidak mau lagi menerima PKH karena mengatakansekarang sudah mampu. Saya acungkan jempol bagi Pemkab Rembang dan para pendamping yang telah menyukseskan program ini," ujarnya.

Tidak hanya bentuk kesuksesan program PKH dalam pengentasan kemiskinan, Pemkab Rembang lanjut Ganjar juga mau mendampingi mereka dalam menjalankan usahanya. Para penerima PKH yang sudah lulus tersebut didampingi dalam berwirausaha, diberikan akses modal hingga bisa mandiri.

“Dengan begitu, manfaat PKH bisa diberikan kepada yang lainnya. Ini sungguh berjiwa mulia, ini sesuatu yang luar biasa," kata dia.

Senam bersama ribuan emak-emak 

Dalam acara Gebyar Sehat Bersama PKH Sulang, ribuan penerima manfaat PKH tumpah-ruah berkumpul untuk mengikuti senam sehat bersama.

Bersama ribuan ibu-ibu, Ganjar dengan semangat berada di tengah-tengah kerumunan dan bergoyang Maumere didampingi Bupati dan Wakil Bupati Rembang.

"Lagi, lagi, lagi. Ayo mumpung ada pak Gubernur," teriak emak-emak yang hadir pada kegiatan itu.

Dengan senang hati, Gubernur pun melayani permintaan mereka. Alhasil, lagu Maumere diputar untuk kedua kalinya dan senam sesi kedua dilanjutkan.

"Ayo semangat senamnya, kulo dongake panjenengan sehat kabeh (saya doakan semuanya sehat)," kata Ganjar menyemangati.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Regional
Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya