Sabtu Ini, Gunung Merapi Sudah Lima Kali Keluarkan Lava Pijar

Kompas.com - 30/03/2019, 12:46 WIB
Suasana Gunung Merapi yang terlihat dari obyek wisata Kali Talang, Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2018). Masyarakat setempat memanfaatkan kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Merapi untuk dijadikan tempat wisata seperti gardu pandang Gunung Merapi untuk meningkatkan potensi wisata lokal yang dapat menjadi sumber pencaharian bagi masyarakat. ANTARA FOTO/ALOYSIUS JAROT NUGROSuasana Gunung Merapi yang terlihat dari obyek wisata Kali Talang, Balerante, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2018). Masyarakat setempat memanfaatkan kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Merapi untuk dijadikan tempat wisata seperti gardu pandang Gunung Merapi untuk meningkatkan potensi wisata lokal yang dapat menjadi sumber pencaharian bagi masyarakat.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Gunung Merapi di Jawa Tengah, Sabtu (30/3/2019) pagi, mengeluarkan lava pijar lima kali. Jarak luncur guguran lava pijar ini terpantau 600 meter-1.100 meter yang mengarah ke hulu Kali Gendol.

"Teramati guguran lava pijar sebanyak lima kali ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur 600-1.100 meter," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida dalam laporan aktivitas Gunung Merapi 30 Maret 2019 periode 00.00-06.00 WIB.

Baca juga: Jumat Dini Hari, Gunung Merapi Keluarkan Dua Kali Awan Panas
BPPTKG Yogyakarta mencatat, waktu dan jarak luncur guguran lava pijar itu.

1. Pukul 00.31 WIB dengan jarak luncur 600 m, durasi 60.5 detik

2. Pukul 01.32 WIB dengan jarak luncur 850 m, durasi 87 detik

3. Pukul 04.20 WIB dengan jarak luncur 1.100 m, durasi 105 detik

4. Pukul 05.55 WIB dengan jarak luncur 600 m, durasi 63 detik

5. Pukul 05.57 WIB dengan jarak luncur 900 m, durasi 91 detik

BPPTKG Yogyakarta juga mencatat, gempa guguran di Gunung Merapi sebanyak 12 kali, dengan amplitudo 3-50 mm, durasi 21 detik.

BPPTKG Yogyakarta masih menetapkan tingkat aktivitas Gunung Merapi pada level II atau Waspada.

Berdasarkan rekomendasi BPPTKG Yogyakarta, kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana. Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Usai Gelar Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal dan Keluarga Jalani Tes Usap Covid-19

Regional
Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Plt Bupati Cianjur Kecewa Ada Beras Campur Biji Plastik

Regional
Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Pegawainya Meninggal karena Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Semarang Hentikan Layanan Tatap Muka

Regional
Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Usai Ziarah ke Kebumen, 15 Warga Banyumas Positif Covid-19

Regional
'Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi'

"Tak Kuat Menahan Siksaan, Ku Iyakan Semua Tuduhan Polisi"

Regional
Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi Periksa Wakil Ketua DPRD Kota Tegal

Regional
'Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa'

"Kami Senang Sudah Ada Bensin yang Dijual Murah Sama Seperti di Jawa"

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Wakil Ketua DPRD Tegal Meminta Maaf, Akui Lalai Gelar Dangdutan Saat Pandemi

Regional
Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Banyak ASN Pensiun, Wagub Babel: Hindari Cicilan Utang

Regional
Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Suami Perawat Positif Covid–19, Puskesmas Lumpue Parepare Tutup 2 Hari

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Bawah Tumpukan Pelepah Sawit

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Pamerkan Alat Kelamin ke Istri Orang Lewat Facebook, Seorang Oknum Kades Dilaporkan ke Polisi

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas

Bos MeMiles Divonis Bebas

Regional
Masjid Ini Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa Belajar Online, Tapi Ada Syaratnya

Masjid Ini Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa Belajar Online, Tapi Ada Syaratnya

Regional
KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

KKB Pilih Intan Jaya Sebagai Wilayah Perang Terbuka dengan TNI-Polri, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X