Kompas.com - 29/03/2019, 19:18 WIB
Salah satu anak Komodo yang berhasil diselamatkan dari jaringan penjual Satwa Liar KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALSalah satu anak Komodo yang berhasil diselamatkan dari jaringan penjual Satwa Liar

KOMPAS.com - Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Gatut Panggah Prasetyo mengatakan, pihak Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem akan berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk melepasliarkan enam komodo kembali ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak enam komodo merupakan hasil pengungkapan kasus penyelundupan satwa liar yang hendak dijual ke luar negeri.

"Rencananya seperti itu. Nanti enam komodo tersebut akan dilepasliarkan ke NTT, tempat habitat komodo tersebut berasal," ujar Gatut kepada TribunJatim.com, Kamis (28/3/2019).

Gatut menjelaskan, koordinasi dengan Polda Jatim dilakukan karena komodo berusia sekitar 1-3 tahun tersebut statusnya sebagai barang bukti dari Polda Jatim.

Gatut berharap agar enam komodo segera dilepasliarkan karena sifat alaminya yang merupakan hewan liar.

Baca juga: 41 Komodo Dijual, Bupati Manggarai Barat Minta Pengelola Aktifkan Lalin Laut Taman Nasional Komodo

Ia juga menuturkan, perwakilan dari Pemprov NTT kemarin juga berkunjung ke kandang transit BBKSDA Jatim untuk melihat langsung keenam ekor satwa komodo tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gatut menjelaskan, Kamis siang Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Eden Kalakik mendatangi kandang transit BBKDA Jatim untuk melihat langsung kondisi komodo tersebut.

Baca juga: Penjualan 41 Komodo ke Luar Negeri Melalui Facebook

Eden mengapresiasi langkah Polda Jatim dan BBKSDA Jatim yang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan komodo tersebut.

Pihaknya juga menjelaskan kepada Eden upaya penanganan satwa yang dilindungi tersebut selama dititipkan di BBKSDA Jatim.

"Dan pejabat perwakilan dari Provinsi NTT tadi mengatakan bahwa secepatnya agar komodo tersebut dapat dikembalikan ke habitatnya. Karena satwa tersebut merupakan hewan yang identik dengan Indonesia dan juga benar-benar sangat dilindungi," ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jatim mengungkap jaringan penjual satwa liar yang akan menjual 41 komodo asal Flores, NTT ke luar negeri. Para pelaku mengiklankan penjualan komodo melalui media sosial Facebook.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul:  Enam Ekor Komodo Barang Bukti Polda Jatim akan Dilepasliarkan di NTT



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X