Terungkap, Ini Motif Ibu yang Viral Dorong Anaknya Keluar Mobil

Kompas.com - 29/03/2019, 12:48 WIB
Lokasi kejadian ibu paksa anak keluar mobil yang viral di media sosial. Berdasarkan latar tempatnya, kejadian di dalam video itu terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (28/3/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKLokasi kejadian ibu paksa anak keluar mobil yang viral di media sosial. Berdasarkan latar tempatnya, kejadian di dalam video itu terjadi di Jalan Bandung, Kota Malang, Kamis (28/3/2019)


MALANG, KOMPAS.com — Jajaran Polres Malang Kota sudah mengklarifikasi terkait beredarnya video viral seorang ibu yang memaksa anaknya turun dari mobil. Video itu viral karena dianggap memuat adegan kekerasan oleh ibu terhadap anaknya.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan, seorang ibu yang ada di dalam video itu sudah mengklarifikasi perbuatannya. Saat itu, ibu tersebut meminta anaknya untuk ikut les.

Saling dorong terjadi karena ibu tersebut belum menyediakan baju ganti untuk anaknya, sedangkan anaknya tidak mau ikut les karena masih memakai seragam sekolah.

Baca juga: Polisi Telusuri Video Viral Seorang Ibu Paksa Anak Keluar Mobil

"Jadi, kemarin dari penyidik sudah mendatangi ke sekolah. Sekolah kemudian ke rumah ibu ini yang viral. Ibu ini menjelaskan memang terjadi kekhilafan dari beliaunya karena anaknya mau les dan enggak ada baju, belum disiapkan baju, sehingga timbul khilaf dari ibu ini mendorong anaknya," kata Asfuri, saat ditemui di DPRD Kota Malang, Jumat (29/3/2019).

Ibu tersebut juga sudah membuat klarifikasi melalui video. Ibu itu menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa viral itu.

Dia mengatakan, aksi dirinya memaksa anaknya keluar mobil itu terjadi di depan sebuah lembaga les di Jalan Bandung pada Selasa (26/3/2019) siang.

Ibu itu juga memastikan bahwa antara dirinya dan anaknya tidak ada masalah setelah kejadian tersebut.

"Jadi, kejadian tersebut sebenarnya sudah tidak ada masalah lagi. Ibu maupun anaknya tidak ada masalah. Saling memaafkan kemudian tidak ingin memperpanjang masalah," ujar dia.

"Ibu itu sudah membuat video klarifikasi juga," kata dia.

Karena sudah ada klarifikasi, Polres Malang Kota tidak menindaklanjuti kasus tersebut ke ranah hukum.

Baca juga: Kasus Viral Bocah 14 Tahun Buat 185 Order Ojol Fiktif Berakhir Damai

"Iya enggak ada karena memang sudah mengklarifikasi," ungkap dia.

Dari hasil klarifikasi itu pula didapatkan bahwa anak yang masih sekolah di sebuah sekolah dasar di Kota Malang itu tidak mengalami trauma.

"Kemarin hasil klarifikasi si anak tidak timbul trauma," kata dia.

Sebelumnya, beredar video seorang ibu memaksa anaknya turun dari mobil. Berdasarkan latar tempatnya, kejadian ibu dorong anaknya itu terjadi di Jalan Bandung, tepatnya di depan sebuah lembaga les.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Regional
Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Regional
Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Regional
Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X