Fakta Kampanye Prabowo di Bandung, Sebut Nama Kandidat Menteri hingga Janji Kerja Keras jika Menang

Kompas.com - 29/03/2019, 12:46 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat memperkenalkan para calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahannya jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.  Peristiwa itu terjadi saat Prabowo berkampanye di lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga UnoCalon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat memperkenalkan para calon menteri yang akan duduk di kabinet pemerintahannya jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Peristiwa itu terjadi saat Prabowo berkampanye di lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

KOMPAS.com — Pada hari kelima rapat kampanye umum, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Lapangan Sidolig, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Dalam kampanye kali ini hadir pula sejumlah petinggi partai politik Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, salah satunya Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY).

Saat itu, Prabowo juga menyebutkan sejumlah nama kandidat menteri yang akan mengisi kabinetnya jika terpilih menjadi presiden Indonesia.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Prabowo sebutkan nama-nama calon menteri

Calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto mengunjugi Bandung. Kali ini, ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019). KOMPAS.com/RENI SUSANTI Calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto mengunjugi Bandung. Kali ini, ia didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menggelar kampanye terbuka di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (28/3/2019).

Dalam orasi politiknya, Prabowo menyebut nama-nama yang berpotensi menjadi menterinya jika terpilih pada Pilpres 2019.

Nama-nama itu tersebut antara lain Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Zulkifli Hasan, Eddy Soeparno, dan Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY), putra mantan presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan lulusan Harvard.

“Itu orang-orang pintar ada di balik gue. Jadi, kalau gue jadi presiden, kira-kira siapa yang akan duduk di kabinet? Untuk apa gue sembunyi, lu mau beli kucing dalam karung,” ujar Prabowo, Kamis.

Sebelum itu Prabowo melontarkan ucapan bahwa pekerjaan jadi kepala desa (kades) susah, apalagi jadi presiden. Karena itu, harus dicari orang-orang pintar yang membantu jalannya pemerintahan.

“Saya tanya, AHY pantas enggak jadi menteri? Jujur ya jangan karena ganteng saja. Dia ganteng tapi juga lulusan Harvard,” ucap Prabowo.

Baca Juga: Kamis Pagi, Prabowo dan AHY Kampanye Bersama di Bandung

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X