Dua Pelaku Curas di Lampung Tewas saat Baku Tembak dengan Polisi

Kompas.com - 28/03/2019, 16:21 WIB
Ilustrasi peluru RockatanskyIlustrasi peluru

KOMPAS.com - Aksi baku tembak terjadi antara polisi dan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Purnawiran 6A RT 8 LK I Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Bandara Lampung, Kamis (28/3/2019).

Baku tembak melibatkan dua pelaku dengan Tim Tekab 308 Polda Lampung.

Informasi yang dihimpun, baku tembak terjadi saat Tekab 308 Polda Lampung melakukan penangkapan terhadap pelaku curas. 

Pelaku yang terdiri dari dua orang tidak mau menyerahkan diri, bahkan melawan dengan melepas tembakan dari dalam rumah. Baku tembak terjadi dan mengakibatkan kedua pelaku tewas.

Baca juga: Terjadi Baku Tembak Saat BNN Gerebek Narkoba di Muara Bahari

Pantauan Tribunlampung.co.id, pukul 09.15 WIB, dua pelaku terduga curas sudah dilumpuhkan. Dua pelaku yang tewas dibawa menggunakan mobil ambulans Rumah Sakit Bhayangkara.

Warga dilarang mengambil gambar di lokasi.

Dari keterangan sejumlah warga, aksi baku tembak terjadi pukul 06.30 WIB.

Baca juga: Polri Sebut Anggota yang Terluka akibat Baku Tembak di Nduga Sedang Jalani Perawatan

Tatik yang rumahnya berhimpitan dengan rumah yang digerebek polisi mengaku sempat keluar mendengar suara tembakan. Namun, dicegah oleh anggota kepolisian.

"Saya di dalam rumah enggak berani keluar, awalnya sempat keluar tapi langsung suruh masuk, 'Ibu ke dalam saja, keluar keluar baru jam 08.00 an'," ujar Tatik menirukan suara polisi.

Tatik menjelaskan bahwa yang digerebek itu bukan rumah dua penjahat yang diincar oleh polisi.

"Bukan samping ini rumah kontrakan, kosong enggak ada yang huni, pelakunya sembunyi di sini. Sebenarnya orangnya itu tinggal di depan (samping rumah kontrakan), ke rumah ini ceritanya sembunyi, lompat dari pagar belakang," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X