Kemendes PDDT Bantu Kapal Angkut dan Sarana Air Bersih di Lombok Timur

Kompas.com - 28/03/2019, 16:18 WIB
Aisyah Gamawati, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendesa PDTT disela-sela acara penyerahan bantuan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, (27/3/2019). Dok. Kemendes PDDTAisyah Gamawati, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendesa PDTT disela-sela acara penyerahan bantuan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, (27/3/2019).

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (PDTu) bersama dengan Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan bantuan di Kabupaten Lombok Timur pada Rabu (27/3/2019).

Bantuan disasarkan untuk tiga Desa pesisir dan pulau kecil di Lombok Timur.

Bantuan tersebut berupa satu buah kapal barang, satu buah kapal dengan kapasitas 20 penumpang, satu paket sarana air bersih di Gili Maringkik, dan satu paket sarana air bersih di Gili Belek tahun.

Baca juga: Kemendes Akan Kirim 700 Kades dan Pendamping Desa ke Luar Negeri

Kemudian juga ada bantuan pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi hutan mangrove, pembangunan asrama siswa dan guru dan peralatan pasca panen rumput laut.

Aisyah Gamawati, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kemendesa PDTT, menyerahkan bantuan tersebut yang dipusatkan di Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.

"Bantuan ini merupakan implementasi komitmen kami untuk terus menerus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal, membantu mengatasi kesenjangan, mengurangi ketertinggalan, dan peningkatan integrasi bangsa," ujarnya, melalui rilis ke Kompas.com, Kamis (28/3/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, Aisyah Gamawati menjelaskan, Lombok Timur termasuk dalam 122 Daerah Kabupaten tertinggal di Indonesia, sesuai Perpres No 131 Tahun 2015.

Baca juga: Komitmen Kemendes PDTT Bangun Kawasan Pedesaan di Trenggalek

Sehingga, program-program untuk daerah ini disesuaikan dengan kebutuhan daerah tertinggal.

Seperti sarana dan prasarana dasar, konektivitas, aksesibilitas, dan pengembangan ekonomi.

“Kami berharap dengan tersedianya bantuan pemerintah di Kabupaten Lombok Timur ini dapat meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia secara berkelanjutan," katanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Timur, HM Juaini  Taofik mengapresiasi bantuan dari Kemendes PDTT.

Baca juga: Kemendes PDTT: Dana Desa Program Nawacita Dirasakan Langsung Masyarakat

Menurutnya, bantuan percepatan pengentasan Desa tertinggal ini sudah dilakukan sejak 2015 lalu, dan membawa dampak signifikan bagi pembangunan di Lombok Timur terutama di wilayah pedesaan.

Sementara, Nusapati, Kepala Desa Maringkik, desa kepulauan di pulau Maringkik, Kecamatan Keruak, Lombok Timur mengatakan, kebutuhan air bersih dan sarana aksesbilitas sangat penting bagi pulau yang dihuni 616 kepala keluarga dan 2.050 jiwa ini.

Bantuan kapal, misalnya, sangat dirasakan manfaatnya bagi puluhan anak SD dan SMP yang harus bersekolah menyeberang pulau.

"Dulu sulit sekali, tapi sekarang sudah mudah karena ada kapal bantuan ini," katanya.

Baca juga: Khawatir Gempa, UNBK di Lombok Timur Dilaksanakan di Tenda

Target terlampaui

Target Kemendesa PDTT hingga akhir 2019 yaitu bisa mengentaskan 5.000 Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang, hingga akhir 2019. Dalam kurun yang sama mendorong 2.000 Desa berkembang menjadi Desa Mandiri.

"Berdasarkan hasil data BPS Oktober (2018), kita sudah lampaui target itu. Sekarang sudah ada 6.518 Desa yang tadinya tertinggal jadi Desa Berkembang, dan 2.665 desa berkembang sudah menjadi mandiri," kata Aisyah.

Aisyah memaparkan, upaya mengentaskan Desa Tertinggal itu dilakukan Kemendesa PDTT sesuai dengan tujuan negara dalam  menyejahterakan masyarakat melalui program pembangunan yang berpedoman pada program Nawa Cita  Presiden Joko Widodo.

"Dalam Nawacita ke 3 dilakukan pembangunan Indonesia dari pinggiran dan pulau terluar dalam kerangka NKRI. Program di pulau-pulau kecil seperti di Lombok Timur ini menjadi implementasinya," katanya.

Baca juga: Kemendes PDTT Akui Masih Kekurangan Pendamping Desa

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.