AHY Tak Percaya Ucapan Romy soal Khofifah Terlibat Jual Beli Jabatan

Kompas.com - 28/03/2019, 13:00 WIB
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berorasi saat  pembekalan motivasi para caleg dan pengurus partai Demokrat se-Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (18/3/2019). AHY menyosialisasikan 14 prioritas perjuangan Partai Demokrat untuk rakyat yang harus dilaksanakan oleh semua kader yaitu antara lain menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, membatasi tenaga kerja asing di Indonesia dan mengentaskan pengangguran. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama. ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANGKomandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berorasi saat pembekalan motivasi para caleg dan pengurus partai Demokrat se-Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Senin (18/3/2019). AHY menyosialisasikan 14 prioritas perjuangan Partai Demokrat untuk rakyat yang harus dilaksanakan oleh semua kader yaitu antara lain menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, membatasi tenaga kerja asing di Indonesia dan mengentaskan pengangguran. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama.

KOMPAS.com - Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) menyayangkan pernyataan mantan Ketua PPP Romahurmuziy yang menyebut nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam dugaan kasus jual beli jabatan yang membuat Romy  ditangkap KPK.

Agus mengaku tidak percaya dengan apa yang disampaikan oleh Romy. 

"Tentu saya tidak percaya apa yang dikatakan oleh Mas Romy Saya terus menaruh harapan agar pemimpin baru Jawa Timur ini selalu mendapatkan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani amanah," kata Agus, saat media gathering di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/3/2019).

Baca juga: Bantah Romahurmuziy, Khofifah Tak Pernah Merasa Rekomendasikan Kepala Kanwil Kemenag

Agus mengatakan, usai menghadiri penganugerahan gelar doktor honoris causa kepada mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dia juga bersilaturahim dengan Khofifah.

"Enggak baiklah kalau dalam situasi ada kasus seperti itu ada menyebutkan nama satu dua orang apalagi saat ini orang tersebut sedang dipercaya sebagai gubernur," tegas Agus.

Terlebih lagi, kata Agus, saat ini eranya adalah media sosial dimana banyak orang yang saat membaca media sosial, tidak berpikir panjang. Banyak orang yang kemudian percaya meski hal tersebut tidak benar.

Media sosial, menurut Agus membuat orang mudah berasumsi.

Agus mengatakan, bisa jadi dengan menyebutkan nama Khofifah masyarakat yang membaca atau mendengar bisa mengira ada keterkaitan padahal sebetulnya tidak.

"Maka saya tentu membela. Dalam hal ini jangan sampai hanya asal sebut nama dan mudah-mudahan hal ini tidak mengganggu beliau sebab tanggung jawab sebagai gubernur itu luar biasa," ujar Agus.

Baca juga: Khofifah Siap Diperiksa KPK soal Rekomendasi Kakanwil Kemenag Jatim

Dia berharap Khofifah tidak terganggu secara psikis dan konsentrasi akibat hal ini.

Saat bertemu dengan Khofifah, AHY juga menyampaikan harapannya agar Khofifah terus sehat dan bisa menjalani amanah yang dipercayakan oleh warga Jawa Timur untuk memimpin lima tahun ke depan.

Sebagaimana diketahui, saat Pilkada Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut diusung oleh Partai Demokrat.

AHY juga terbilang cukup rajin lantaran beberapa kali di Jawa Timur turut turun ke masyarakat untuk mengampanyekan Khofifah dan Emil Dardak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: AHY Tidak Percaya Ucapan Romi Bahwa Khofifah Terlibat dalam Jual Beli Jabatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X