Kompas.com - 28/03/2019, 09:10 WIB
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan Surat Keputusan Bupati Kubu Raya tentang Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2018 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/3/2019). TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAHBupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan Surat Keputusan Bupati Kubu Raya tentang Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2018 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (25/3/2019).

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Para calon pegawai negeri sipil (CPNS) diminta untuk komitmen pada perjanjian yang sudah disepakati ketika dinyatakan lolos seleksi, termasuk bersedia ditempatkan di wilayah mana pun.

"CPNS harus berusaha mencintai lingkungan dan masyarakat di tempat bertugas. Jangan banyak melankolis, belum apa-apa sudah mengeluh," kata Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat, Muda Mahendrawan, di sela penyerahan Surat Keputusan Bupati Kubu Raya tentang Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2018 di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (25/3/2019).

"Jangan larut dalam pikiran dan belum apa-apa sudah minta pindah. Di manapun kita ditugaskan, cintailah masyarakatnya, sehingga insya Allah tidak akan berat di manapun berada. CPNS jangan cengeng," tambahnya.

Baca juga: CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Muda mengatakan, ketika sudah lolos seleksi, para CPNS harus menghormati perjanjian yang sudah disepakati, yakni kesediaan untuk ditempatkan di wilayah manapun di Kabupaten Kubu Raya. Dia pun meminta CPNS untuk fokus bekerja dan tidak banyak mengeluh.

"Kabupaten Kubu Raya ada karena perjuangan masyarakat yang menginginkan peningkatan kualitas hidup. Karena itu, para CPNS untuk mempunyai orientasi melayani dan fokus kepada kepentingan serta hajat hidup masyarakat, benar-benar harus memahami bahwa rakyat wajib didahulukan. Bukan birokrasi yang lebih sibuk menghabiskan energi untuk mengurus sesama birokrasi," ujarnya.

Dia mengatakan pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga desa hadir semata-mata untuk membuka peluang-peluang kepada rakyat. Hal tersebut, lanjut Muda, penting untuk menjadi pondasi pemikiran para CPNS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Anda datang darimana pun tidak masalah, tapi harus tahu di mana kita mengabdi. Harus tahu isi Kubu Raya, baik geografis maupun struktur masyarakatnya, itu penting sebagai bekal," tuturnya.

Baca juga: Kronologi Saat Pemesan Grab Food dan Go-Food Fiktif 185 Kali Ketahuan

Muda meminta para CPNS untuk mempunyai rasa memiliki terhadap Kabupaten Kubu Raya. Dia mengajak CPNS untuk berpikir dan bekerja dengan totalitas. CPNS juga diajak untuk berpikir progresif dan selalu ingin tahu kondisi faktual di masyarakat.

"Kalau ilmu administrasi, tata naskah dinas, dan sebagainya itu bisa dipelajari. Tapi yang lebih penting daripada itu kita punya rasa memiliki terhadap daerah ini, punya rasa bangga. Bekerja dan berpikir tidak hanya ‘sekadar-sekadar’. Kalau kita berbuat ‘sekadar-sekadar’, maka eksistensi kita juga akan dianggap ‘sekadar-sekadar’. Masyarakat kita pun juga akan jadi masyarakat yang sekadar-sekadar," tuturnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kubu Raya, Kusyadi, menerangkan formasi tahun anggaran 2018 terdiri dari formasi khusus eks tenaga honorer K2, tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis ke-PU-an. Namun formasi eks honorer kosong karena peserta tidak memenuhi persyaratan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X