Kunjungan Risma ke Rusia Bukan untuk Menghindar dari Kasus Jalan Gubeng

Kompas.com - 27/03/2019, 22:53 WIB
Fuad Benardi usai diperiksa di Mapolda Jatim, Selasa (26/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALFuad Benardi usai diperiksa di Mapolda Jatim, Selasa (26/3/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com — Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, kunjungan kerja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai pembicara di kota St Petersburg, Rusia, bukan upaya untuk menghindari kasus yang dialami putranya.

Sebagaimana diketahui, Fuad Benardi, putra sulung Risma, mendatangi Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (26/3/2019).

Dia diperiksa lantaran diduga terlibat perizinan proyek basement dua lantai Rumah Sakit Siloam di Jalan Gubeng yang menyebabkan jalan tersebut ambles.

"Tidaklah. Proses izin itu lama. Kan (wali kota) tidak bisa menghindar terus langsung berangkat tiba-tiba sebagai pejabat negara (ke Rusia)," kata Fikser kepada Kompas.com, Rabu (27/3/2019) malam.

Baca juga: Risma Jadi Pembicara International Educational Forum di Rusia

Kata Fikser, dalam proses izin ke luar negeri, seorang pejabat tidak bisa mengurus izin dalam satu hari.

Namun, ia memahami bahwa ada persepsi yang mengaitkan kunjungan Risma ke Rusia merupakan upaya untuk menghindar.

"Tapi proses itu kan panjang. Seorang pejabat kalau mau ke luar negeri harus ada alasan yang kuat kenapa ke luar negeri. Terus itu harus ditunjukkan dengan dasar dia apakah sebagai undangan atau sebagai pembicara," ujar Fikser.

Risma sebagai pejabat negara, lanjut dia, tidak bisa ke luar negeri seenaknya. Sebab, ia terikat dengan aturan-aturan perizinan.

Proses izin yang dilakukan, antara lain, harus melalui gubernur, mendagri, hingga ke Kemenlu.

"Artinya proses (izin) ini sudah lama. Tapi waktunya mungkin seperti ini (putra Risma diduga terlibat perizinan amblesnya Jalan Gubeng)," kata dia.

Baca juga: Fakta Putra Wali Kota Risma Diperiksa Polisi Terkait Kasus Jalan Gubeng Ambles hingga Masalah Perizinan

Fikser menambahkan, undangan kepada Risma sebagai pembicara di International Educational Forum di ST Petersburg, Rusia, sudah disampaikan tiga bulan lalu oleh Kedubes Rusia di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X