Ini Cara Taufik Kurniawan Berterima Kasih Pasca-terima Uang Suap

Kompas.com - 27/03/2019, 15:37 WIB
Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan didakwa telah menerima yang suap hingga Rp 4,8 miliar dalam kasus suap di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (20/3/2019). KOMPAS.com/NAZAR NURDINWakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan didakwa telah menerima yang suap hingga Rp 4,8 miliar dalam kasus suap di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (20/3/2019).


SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan kembali disidang dalam kasus dugaan korupsi kepengurusan dana alokasi khusus (DAK) di dua daerah di Jawa Tengah, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/3/2019).

Sidang beragendakan mendengarkan keterangan 5 orang saksi, yaitu mantan Bupati Kebumen M Yahya Fuad, Bupati Purbalingga nonaktif Tasdi, mantan Sekda Purbalingga Adi Pandoyo, dan dua pengusaha Khayup M Luthfi dan Hojin Anshori.

Keterangan menarik disampaikan mantan Bupati Kebumen M Yahya Fuad dalam sidang tersebut.

Menurut Yahya, setelah melakukan transaksi penerimaan uang, Taufik selalu mengkonfirmasi bahwa uang telah diterima.

"Beliau bilang sudah," kata Yahya, ketika diperiksa di persidangan.

Baca juga: 2 Eks Bupati akan Bersaksi untuk Kasus Suap Taufik Kurniawan

Yahya mengatakan, pihaknya berencana memberikan uang fee untuk Taufik selama tiga tahap.

Uang diberikan karena Pemkab Kebumen telah diberikan DAK tahun perubahan 2016 senilai Rp 94 miliar.

Uang tahap 1 diberikan melalui Hojin Anshori sebesar Rp 1,65 miliar kepada utusan Taufik bernama Anto di kamar hotel Gumaya Semarang.

Setelah uang diserahkan, Taufik kemudian mengkonfirmasi bahwa uang telah diterima.

Kemudian, uang tahap kedua juga diberikan di hotel yang sama, sebesar Rp 2 miliar. Uang diserahkan mantan Sekda Kebumen Adi Pandoyo kepada utusan Taufik.

Lagi-lagi setelah pemberian uang tersebut, Taufik mengkonfirmasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X