Gubernur Viktor Laiskodat Targetkan NTT Sumbang 1 Juta Ton Garam untuk Kebutuhan Nasional

Kompas.com - 27/03/2019, 09:32 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, disambut tutur adat khas Suku Timor, Natoni di Bandara El Tari Kupang, Kamis (6/9/2018) KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BereGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, disambut tutur adat khas Suku Timor, Natoni di Bandara El Tari Kupang, Kamis (6/9/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menargetkan agar NTT bisa menyumbang 1 juta metrik ton garam untuk memenuhi kebutuhan garam nasional. 

Hal itu disampaikan Viktor saat meninjau tambak garam di Kabupaten Malaka, NTT.

“Di masa kepemimpinan saya, NTT harus memberi. NTT harus bisa menyumbang  1 juta metrik ton untuk memenuhi kebutuhan garam secara nasional," ujar Viktor dalam keterangan resminya, Rabu (27/3/2019).

Viktor mengatakan, keinginan itu diharapkan bisa terpenuhi karena selama ini secara nasional, Indonesia masih mengimpor 3,7 juta metrik ton garam.


Menurut Viktor, kualitas garam NTT merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Karena NTT punya pantai yang relatif bersih.

Selain itu, musim hujan di NTT relatif sedikit dan musim panasnya panjang. Sehingga garam yang dihasilkan berkualitas dan punya nilai ekonomis tinggi. 

“Kehadiran saya sebagai Gubernur merupakan momentum bagi kebangkitan NTT khususnya masyarakat di Kabupaten Malaka untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui produksi garam. Garam adalah emas putih bagi NTT,” ujar Viktor.

Baca juga: Kapolda NTT Dukung Gubernur Viktor Laiskodat Legalkan Miras

Dalam menjalankan pembangunan, kata Viktor, pasti ada kelompok yang pro dan kontra.

Dirinya punya mimpi, untuk mengembangkan potensi yang ada di NTT untuk kepentingan masyarakat NTT.  Viktor pun mengajak masyarakat dan semua komponen, untuk bekerja keras. 

Viktor juga memerintahkan kepada investor untuk melanjutkan pembangunan yang sempat terhenti beberapa saat karena ada protes dari sebagian masyarakat. 

"Papua punya emas tetapi suatu saat akan habis. Tapi NTT punya laut yang tidak akan habis sampai akhir zaman. Mari kita songsong Malaka baru tidak hanya dari revolusi pertanian tapi juga kita kembangkan emas putih yaitu garam,” ujar Viktor.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Ini Alasan Sebenarnya Gubernur NTT Viktor Laiskodat Tak Jadi Menteri Jokowi

Regional
BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

BKN: Pengurangan Struktural Eselon Bisa Kurangi Anggaran Negara

Regional
Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Polisi Cek soal Video Baku Hantam Sesama Bule di Bali

Regional
Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Mengembalikan Kejayaan Lada Bangka Belitung...

Regional
Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Regional
Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Pembobolan Dana Nasabah BNI Ambon, FY Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Regional
Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Regional
Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Kasus Narkoba, Bassist Boomerang Hubert Henry Dituntut 2 Tahun Penjara

Regional
Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X